wisata alam body rafting CITUMANG PANGANDARAN

wisata alam body rafting CITUMANG PANGANDARAN

Walau Pusat Gempa M 5,9 Berada Di Kepulauan Seribu Jakarta, Getaran Terasa hingga Pangandaran

PANGANDARANNEWS.COM  – Walaupun pusat gempa bumi dengan magnitudo 5,9 mengguncang berada di Pusat gempa berada pada koordinat 5,81 Lintang Selatan (LS) dan 106,56 Bujur Timur (BT) wilayah tengara Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, pada Sabtu (12/9/2026)  dini hari, namun berdasarkan informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) gempa terjadi pada pukul 04.23.56 WIB ini terasa hingga Kabupaten Pangandaran.

Getaran gempa tersebut turut dirasakan warga di sejumlah wilayah, termasuk Kecamatan Desa Wonoharjo Kecamatan Pangandaran.

Menurut salah seorang warga wonoharjo Iyah (47), ia mengaku terbangun dari tidurnya setelah merasakan getaran gempa serta mendengar bunyi dari kaca jendela kamar yang ikut bergetar.

“Terasa banget ya getarannya sampai kaca jendela kamar  berbunyi,” ucap Iyah. (12/09/2026)

Iyah juga mengatakan bahwa getaran gempa dirasakannya cukup lama sehingga membuatnya khawatir, sehingga ia pun kemudian langsung berusaha keluar dari kamar untuk mengantisipasi kondisi yang tidak diinginkan.

“Ternyata tetangga pun sama, semua sudah berada di luar rumah," imbuhnya.

Dalam informasi BMKG, masyarakat diminta mewaspadai kemungkinan gempa bumi susulan. Karena peta guncangan BMKG menunjukkan wilayah Jawa Barat termasuk dalam area yang terdampak getaran gempa, meski tingkat guncangan berbeda-beda berdasarkan lokasi dan kondisi setempat. (hiek).



Rumah Lobster Pangandaran, Surga Pecinta Seafood di Jalur Wisata

Reporter: Haris Firdaus

PANGANDARANNEWS.COM — Pilihan kuliner seafood di Pangandaran kini semakin beragam, salah satunya Rumah Lobster yang berlokasi di Jalan Pramuka.

Rumah makan ini menawarkan cita rasa berbeda, karena pengunjung bisa memilih langsung lobster hidup sesuai ukuran dan selera sebelum diolah.

Konsep "pilih sendiri" ini ternyata justru menjadi daya tarik utama, pasalnya tak banyak rumah makan di Pangandaran yang menyediakan lobster hidup dalam berbagai ukuran untuk dipilih pelanggan. Setelah dipilih lobster kemudian diolah oleh koki berpengalaman menjadi berbagai menu, mulai dari lobster bakar, saus padang, saus tiram, hingga racikan bumbu khas seafood lainnya.

Seperti diketahui, udang lobster dikenal sebagai komoditas laut premium. Selain rasanya yang khas, daging lobster juga kaya protein, rendah lemak, dan mengandung mineral penting seperti zinc, selenium, fosfor, serta vitamin B12. Kandungan omega-3 di dalamnya juga dipercaya baik untuk kesehatan jantung dan fungsi otak.

Selain menu utama lobster, Rumah Lobster juga menyediakan menu seafood lain seperti ikan laut segar, udang, cumi-cumi, dan kepiting.

Kelengkapan menu ini, tentu membuat tempat ini cocok untuk keluarga maupun rombongan wisatawan.

Pemilik Rumah Lobster, Iman Boim mengatakan bahwa kualitas bahan baku dan pelayanan menjadi kunci utama sehingga banyak pelanggan yang datang berulang kali.

Bahkan, kata Imam, ada yang mengaku hampir sepuluh kali mampir setiap kali berkunjung ke Pantai Pangandaran.

"Tentunya ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik," ujar Iman. (11/09/2026)

Seperti disampaikan salah seorang pengunjung, kesegaran lobster serta cita rasa masakan yang konsisten ditambah suasana tempat yang nyaman disebut sebagai alasan mereka kembali.

Lokasi Rumah lobster yang berlokasi di jalan Pramuka juga dinilai sangat strategis, karena terletak di jalur utama menuju kawasan pantai sehingga mudah terlihat wisatawan.

Dari arah Jalan Kidang Pananjung, lokasinya juga dekat dengan pusat penginapan dan akses ke Pantai Barat maupun Pantai Timur Pangandaran.

Untuk menunjang kenyamanan, tersedia area makan yang luas, suasana yang nyaman, serta lahan parkir yang memadai untuk kendaraan pribadi maupun rombongan.

Kehadiran Rumah Lobster, diyakini semakin memperkaya wisata kuliner Pangandaran. Setelah menikmati panorama pantai, wisatawan kini bisa melengkapi liburan dengan mencicipi hidangan lobster segar yang menjadi salah satu ikon kuliner pesisir Jawa Barat.

Dengan perpaduan lobster hidup, ragam menu, lokasi strategis, dan pelayanan, Rumah Lobster terus menjadi tujuan kuliner favorit di Pangandaran.***

Jembatan Merah Cirahong, Ikon Sejarah Tasikmalaya-Ciamis yang Mulai Dilirik Wisatawan Mancanegara

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS — Jembatan Merah Cirahong di perbatasan wilayah Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Ciamis, saat ini semakin dikenal sebagai salah satu destinasi wisata sejarah di kawasan Priangan Timur. Jembatan peninggalan sejarah dengan struktur besi berwarna merah tersebut, membentang di kawasan perbatasan dan menawarkan pemandangan alam hijau di sekitar aliran Sungai Ciujung.

Dengan arsitektur besi merah yang khas, Jembatan Merah Cirahong tidak hanya memiliki nilai sejarah tetapi juga menyuguhkan panorama alam yang menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

Potensi wisata Jembatan Merah Cirahong, bahkan kini mulai menarik perhatian wisatawan mancanegara. Terbaru, dua wisatawan asal Belanda terlihat berjalan santai menikmati suasana dan keindahan jembatan tersebut.

Kehadiran wisatawan asal luar negeri itu, tentu menjadi salah satu indikasi bahwa daya tarik wisata sejarah di wilayah Tasikmalaya dan Ciamis memiliki potensi untuk semakin dikenal lebih luas.

Selain menjadi destinasi wisata, jembatan tersebut juga memiliki fungsi penting sebagai jalur penghubung wilayah selatan Priangan Timur karena keberadaannya turut mendukung mobilitas masyarakat di dua kabupaten.

Bagi masyarakat sekitar, Jembatan Merah Cirahong merupakan kebanggaan bersama yang merepresentasikan keterhubungan antara Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Ciamis.

Salah seorang warga di sekitar jembatan menyampaikan, Jembatan Merah Cirahong merupakan milik bersama dan menjadi kebanggaan Tasikmalaya dan Ciamis.

"Tidak perlu jauh-jauh ke tempat lain, di sini pun kita punya ikon yang indah dan bersejarah," ujarnya. (11/09/2026).

Masyarakat berharap, keberadaan jembatan ini semakin terawat dan mampu menarik lebih banyak wisatawan. Dengan demikian, aktivitas wisata di kawasan tersebut diharapkan turut memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat sekitar.

"Dengan perpaduan sejarah, arsitektur dan keindahan alam, jembatan ini berpotensi menjadi salah satu ikon wisata bersama Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Ciamis," imbuhnya. (@mirsaripudin)

Satu Tujuan Dan Semangat, Ini Gaya Bupati Dan Wakil Bupati Tasikmalaya Saat Penyerahan Becak Listrik

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS — Penyerahan bantuan becak listrik kepada para pengayuh becak di wilayah Kabupaten dan Kota Tasikmalaya, menyita perhatian publik. Pasalnya kedua pemimpin daerah tampil walau dengan gaya yang berbeda, namun sama-sama hangat, membumi, dan dekat dengan rakyat.

Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, terlihat langsung mengayuh becak listrik sambil membawa tukang becak di kursi penumpang yang tersenyum ramah. Tentu ini menunjukkan, kedekatan yang tulus dengan rakyat kecil yang sehari-hari berjuang mengayuh becak untuk menafkahi keluarga.

Sementara itu, Walikota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, juga tak mau kalah. Ia terlihat duduk berdampingan bersama seorang tukang becak di atas becak listrik yang baru diserahkan. Gaya yang santai dan akrab ini menunjukkan bahwa pemimpin hadir bukan hanya untuk memimpin, tapi juga untuk duduk setara dan berjalan bersama rakyatnya.

Penyerahan becak listrik ini bukan sekadar pemberian kendaraan, melainkan wujud perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan para pengayuh becak. Beban fisik yang berat kini berkurang, dan harapan pendapatan yang lebih layak semakin terbuka lebar.

"Beda pemimpin beda gaya, tapi sama-sama menunjukkan hati yang tulus untuk rakyat," gumam salah Risma seorang warga Tasikmalaya, Risma yang menyaksikan momen tersebut. (@mirsaripudin)

9 KPM Desa Sarimanggu Terima BLT-DD Tahap II Tahun 2026, Utuh Tanpa Potongan

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS — Pemerintah Desa Sarimanggu, Kecamatan Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahap II Tahun 2026, bertempat di aula desa Sarimanggu. (10/09/2026).

Kegiatan dihadiri langsung oleh Kepala Desa Sarimanggu, Indra Nuryana, S.I.P,  Babinkamtibmas, Babinsa, Pendamping Desa, anggota BPD, Ketua MUI Desa, LPM, seluruh Kepala Diniyah, Ketua TP PKK, Kader Posyandu, dan tokoh masyarakat setempat. Selain BLT-DD, Pemdes juga menyalurkan insentif RT/RW, Kader Posyandu dan Guru Diniyah.

Penyaluran untuk bulan Juli, Agustus, dan September ini diterima  9 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), dengan masing-masing bantuan sebesar Rp 900 ribu untuk satu keluarga. Dengan rincian Rp 300 bulan per bulan ini, diterima langsung oleh para penerima secara utuh tanpa potongan apa pun.

Di depan warganya, Kepala Desa Sarimanggu, Indra Nuryana, S.I.P, menyampaikan agar bantuan ini dimanfaatkan dengan bijak untuk kebutuhan yang mendesak. Seperti pangan, pendidikan anak, dan kesehatan keluarga.

"Saya pastikan tidak ada potongan sepeser pun. Bantuan ini diterima utuh oleh warga yang berhak," tegasnya.

Ia juga menghimbau kepada seluruh warganya agar tetap waspada dan menjaga keselamatan, serta tetap sigap menghadapi musim kemarau ini.

Sementara Ketua BPD Sarimangu, Eli Romli mengaku bersyukur karena bantuan tersalurkan tepat sasaran. Meskipun jumlah penerima terbatas, karena ini sudah disesuaikan dengan anggaran dan regulasi.

"BPD akan terus bersinergi dengan Pemdes untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Sarimanggu," ucapnya. (@nwarwaluyo)

 

Sejumlah Petugas Parkir Jalur Hijau Sejuk Tasikmalaya Mengeluh, Jangan Jadikan Kami Sapi Perah

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS — Para petugas parkir di kawasan Jalur Hijau Sejuk Kota Tasikmalaya, menyampaikan keluhan keras terkait pungutan yang dinilai memberatkan. Mereka meminta perhatian serius DPRD Kota Tasikmalaya Komisi 3 dan Pemerintah Kota Tasikmalaya, khususnya Dinas Perhubungan.

Para petugas menyatakan telah berulang kali menyampaikan keluhan ke Dinas Perhubungan, namun hingga saat ini belum ada respon yang memuaskan.

Mereka mengaku sudah beberapa kali menyampaikan keluhan ke Dinas Perhubungan, namun sampai sekarang belum ada respon yang jelas.

"Tolong, masalah parkir kembalikan lagi ke Dinas Perhubungan, sehingga persoalan kami bisa diselesaikan dengan baik," ucap salah seorang petugas parkir yang enggan menyebutkan namanya.(10/09/2026)

Seperti diketahui, keluhan ini mengemuka di tengah upaya penertiban dan pengelolaan parkir di Kota Tasikmalaya. Dan para petugas parkir berharap ada kebijakan yang lebih berpihak pada kesejahteraan mereka, bukan justru membebani dengan pungutan yang tidak wajar. (@nwarwaluyo)

 

Dua Anggota Polri Purna Tugas, Wakapolres dan Kasatreskrim Polres Pangandaran Berganti

PANGANDARANNEWS.COM – Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari, pimpin langsung kegiatan  pergantian jabatan Wakapolres dan Kasatreskrim, bertempat di Mapolres Pangandaran, Rabu (09/09/2026).

Dalam mutasi tersebut, Kompol Glatiko Nagiewanto, S.H., yang sebelumnya menjabat Kabagops Polres Tasikmalaya, mendapat amanah baru sebagai Wakapolres Pangandaran.

Sementara jabatan Kasatreskrim Polres Pangandaran kini diemban AKP Asep Ahmad Nuron, S.H., yang sebelumnya menjabat Wakasatreskrim Polresta Bandung.

Pejabat sebelumnya, Kompol Usep Supiyan, S.H., M.H., mendapat penugasan baru sebagai Analis Kebijakan Pertama Bidang Yanma Polda Jawa Barat.

Sedangkan AKP Idas Wardias, S.H., M.H., yang sebelumnya menjabat Kasatreskrim Polres Pangandaran, mendapat tugas baru sebagai Kapolsek Cidadap Polrestabes Bandung.

Selain serah terima jabatan kegiatan tersebut juga diisi dengan pelepasan dua anggota Polri yang telah memasuki masa purna tugas, yakni AKBP Subagja, S.I.P. dan Aiptu Harun.

Keduanya resmi mengakhiri masa pengabdiannya sebagai anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, setelah menjalankan tugas dan memberikan pengabdian selama bertahun-tahun.

Dalam prosesi pelepasan purna tugas, berlangsung penuh kekeluargaan. Jajaran Polres Pangandaran memberikan penghormatan dan apresiasi atas dedikasi serta pengabdian AKBP Subagja, S.I.P. dan Aiptu Harun selama bertugas sebagai anggota Polri.

Purna tugas ini, tentunya menjadi momentum bagi institusi untuk memberikan penghargaan atas jasa dan loyalitas personel yang telah mengabdikan diri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Dalam sambutannya, Kapolres Pangandaran menyampaikan apresiasi atas pengabdian kedua personel tersebut.

Meski telah memasuki masa purna tugas, kata Kapolres, hubungan silaturahmi dengan keluarga besar Polres Pangandaran diharapkan tetap terjalin.

Ia menambahkan, pergantian pejabat di lingkungan Polres Pangandaran merupakan bagian dari mutasi dan rotasi personel berdasarkan surat telegram Kapolda Jawa Barat tertanggal 22 Agustus 2026.

"Pergantian Wakapolres dan Kasatreskrim juga menjadi bagian dari penyegaran organisasi di lingkungan Polres Pangandaran," ungkap Kapolres.

Berdasarkan surat telegram yang diterbitkan, Kapolres menyebut, sejumlah personel mendapat penugasan baru baik di lingkungan Polres Pangandaran maupun di satuan kewilayahan lainnya.

Dua perwira lulusan Pendidikan Sekolah Inspektur Polisi (Dik SIP) Angkatan 55 Tahun Anggaran 2026, yakni Ipda Helmi Pirmansah dan Ipda Heru Hayadi, S.H., mendapat penugasan sebagai Pama Polres Pangandaran.

Selain itu, terdapat sejumlah bintara yang masuk maupun keluar dari Polres Pangandaran.

Mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan penyegaran sekaligus meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian.

Dengan adanya pergantian pejabat serta pelepasan personel yang memasuki masa purna tugas, Polres Pangandaran diharapkan semakin solid dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Pangandaran.(Anton AS)

72 Guru & Kepala Sekolah Gugus 3 Pagerageung Ikuti Pembinaan Evaluasi Kinerja & Refleksi Diri Demi Pendidikan Lebih Maju

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS — Sebanyak 72 orang guru dan kepala sekolah dari 9 Sekolah Dasar di Gugus 3 Kecamatan Pagerageung Kabupaten Tasikmalaya, berkumpul dalam kegiatan Pembinaan Personal yang digelar untuk memperkuat kualitas pendidikan di wilayah tersebut.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Pengawas Pendidikan Kecamatan Pagerageung, Eli Solihat, M.Pd., didampingi Ketua PGRI PC Pagerageung Dian Sudiana, S.Pd., M.Pd, Asep Gunawan, M.Pd.

Dengan mengusung tema, "Melalui Pembinaan, Kita Tingkatkan Kompetensi dan Etos Kerja", pertemuan ini bukan sekadar rapat biasa namun momen ini juga untuk menengok ke dalam diri sendiri. Apa yang sudah baik, apa yang masih kurang, dan apa yang harus diperbaiki.

Dengan membangun kembali semangat dan dedikasi para pendidik di tengah tantangan pendidikan, menjadi refleksi diri untuk mengajak setiap guru bertanya.

Rencana perbaikan serta menyusun langkah konkret, agar kualitas pendidikan di Pagerageung terus meningkat.

Seperti disampaikan Pengawas Pendidikan, Eli Solihat, M.Pd, intinya momentum ini untuk mengevaluasi kinerja guru dan kepala sekolah.

Eli juga bharap, guru dan kepala sekolah bisa berefleksi serta memperbaiki diri untuk kemajuan selanjutnya.

"Apa yang kurang dari mereka dan kinerja mereka, semoga bisa diperbaiki sehingga pendidikan di Kecamatan Pagerageung ini bisa lebih baik lagi, bisa lebih maju lagi," ungkap Eli. (09/09/2026)

Kegiatan ini juga, kata Eli, untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme tenaga pendidik, memperkuat etos kerja dan kedisiplinan, menumbuhkan kesadaran untuk terus belajar dan berkembang dan membangun sinergi antar sekolah demi kemajuan pendidikan di Pagerageung.

"Guru yang berani mengevaluasi diri, niscaya pendidikan pun akan terus berkembang," tegasnya. (@nwarwaluyo).

Kapan Cedera Harus Istirahat dan Datang ke Dokter? Ini Penjelasan RSUD Pandega Pangandaran

oleh, hiek

8 September 2026

PANGANDARANNEWS.COM — Cedera akibat aktivitas fisik maupun kecelakaan, sering kali menimbulkan keraguan bagi penderitanya.

Sebagian orang memilih membiarkannya pulih sendiri dengan beristirahat di rumah, sementara yang lain langsung memeriksakannya ke fasilitas  kesehatan.

Dalam akun resminya Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandega Pangandaran, rsud_pangandaran, membagikan panduan mengenai kriteria cedera yang masih bisa dipantau secara mandiri di rumah serta tanda-tanda darurat yang mengharuskan penderita segera berkonsultasi dengan dokter medis.

Menurut edukasi RSUD Pandega Pangandaran, tidak semua cedera membutuhkan penanganan medis darurat karena tubuh memiliki mekanisme alami untuk memulihkan diri jika tingkat cederanya tergolong ringan.

Dan ini beberapa indikasi terkait kondisi tubuh, yang masih bisa dipantau di rumah antara lain. Antara lain nyeri ringan, rasa sakit masih tergolong ringan dan tidak mengganggu aktivitas sehari-hari secara signifikan.

Tidak ada da pembengkakan di bagian tubuh yang cedera, tidak mengalami pembengkakan berat atau memar parah.

Fungsi gerak normal, sendi atau anggota tubuh masih dapat digerakkan serta digunakan berjalan dengan normal.

Dan untuk penanganan awal pada cedera ringan, penderita disarankan melakukan istirahat, kompres dingin pada area terdampak dan menjaga posisi tubuh agar tetap aman.

Gejala Darurat yang Membutuhkan Penanganan Dokter

Meskipun istirahat penting, terdapat sejumlah tanda peringatan yang menunjukkan bahwa cedera telah melibatkan struktur jaringan atau tulang yang lebih serius.

Pihak RSUD Pandega menghimbau, penderita segera memeriksakan diri ke dokter jika mengalami kondisi berikut.

Nyeri Sangat Berat: Rasa sakit hebat yang tidak kunjung mereda

Perubahan bentuk anggota tubuh, seperti terjadi deformitas atau kelainan bentuk pada tulang/sendi yang cedera.

Bengkak Hebat: Pembengkakan berkembang pesat dan tampak parah

Sendi sulit digerakkan, Ini terjadi karena ada keterbatasan gerak total atau kesulitan menggerakkan sendi.

Layanan Spesialis Ortopedi di RSUD Pandega

Jika keluhan cedera tidak membaik atau kian memburuk, penanganan medis yang tepat dari dokter spesialis sangat diperlukan. RSUD Pandega Pangandaran menyediakan layanan konsultasi dan penanganan cedera bersama Dokter Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi, dr. Rosyad Nur Khadafi, Sp.O.T. ***

Layanan praktek poli orthopaedi di RSUD Pandega beroperasi setiap hari Senin hingga Jumat. Pendaftaran pasien dapat dilakukan pada pukul 07.00–11.00 WIB (Senin–Kamis), 07.00–10.00 WIB (Jumat), serta 07.00–10.30 WIB (Sabtu). Adapun untuk penanganan kasus gawat darurat, Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Pandega siap melayani selama 24 jam.

RSUD Pandega Pangandaran Bagikan Tips Sehat Di Tempat Kerja

 

oleh, hiek

8 September 2026

PANGANDARANNEWS.COM — Tempat kerja yang terlihat bersih dan rapi ternyata belum tentu bebas dari ancaman  kesehatan, para pekerja untuk lebih mewaspadai keberadaan mikroorganisme seperti bakteri dan jamur yang kerap bersarang di area kantor tanpa disadari.

Melalui unggahan di akun media sosial resminya, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandega Pangandaran mengingatkan bahwa mikroorganisme tak terlihat ini berpotensi mengganggu kesehatan jika lingkungan kerja tidak dijaga kebersihannya secara rutin.

Pihak RSUD Pandega mencatat, bakteri dan jamur dapat tumbuh subur di area-area yang sering disentuh maupun lokasi yang memiliki kelembapan tinggi serta sirkulasi udara yang buruk.

Bakteri umumnya berkembang biak pada peralatan kerja yang sering digunakan bersama atau jarang dibersihkan, di beberapa area dan benda yang rentan menjadi sarang bakteri meliputi
keyboard, mouse, dan telepon kantor, gagang pintu, tombol lift, dan mesin absensi, area pantry, dispenser, hingga kulkas bersama
meja kerja yang jarang disalin atau dibersihkan.

Sementara jamur akan lebih sering ditemukan di lingkungan berkelembapan tinggi atau tempat dengan aliran udara yang tersumbat, seperti filter, saluran AC yang kotor, dinding atau plafon lembap akibat kebocoran, karpet yang berdebu dan lembap, ruang arsip atau gudang dengan sirkulasi udara buruk.

Sementara untuk langkah pengendalian dan pencegahan reisiko penularan penyakit akibat mikroorganisme di tempat kerja, RSUD Pandega Pangandaran membagikan beberapa tips pencegahan dan pengendalian yang dapat diterapkan oleh pengelola kantor maupun pekerja. Diantaranya, rutin membersihkan peralatan kerja, lap dan sanitasi keyboard, mouse, telepon, serta permukaan meja secara berkala, perawatan AC secara berkala dan lakukan pembersihan filter serta saluran pendingin ruangan (air conditioner) secara rutin untuk mencegah penumpukan jamur.

Jangan lupa, atur kelembbpan ruangan, segera perbaiki kebocoran pada dinding atau plafon serta jaga kelembapan udara agar tetap ideal, jaga kebersihan fasilitas bersama juga pastikan kebersihan area pantry dan toilet tetap terjaga.

Di tempat kerja juga perlu menerapkan perilaku hidup bersih, biasakan mencuci tangan dengan sabun/sanitizer serta menerapkan etika batuk dan bersin yang benar di tempat kerja.

Pihak RSUD Pandega mengingatkan, lingkungan kerja yang bersih tidak hanya memberikan kenyamanan tetapi juga menjadi investasi penting bagi kesehatan bersama seluruh karyawan. ***

Penting Untuk Disimak, RSUD Pandega Pangandaran Ingatkan Sakit Kepala Mendadak Bisa Jadi Tanda Awal Stroke

oleh, hiek 

PANGANDARANNEWS.COM  – Sakit kepala yang datang secara tiba-tiba dan terasa berat, sebaiknya tidak dianggap sebagai keluhan biasa. Pasalnya kondisi ini terlebih jika disertai gejala lain, bisa menjadi tanda adanya gangguan saraf hingga gejala awal stroke.

Demikian disampaikan pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandega Pangandaran, melalui akun resminya rsud_pangandaran. (07/09/2026)

Dalam edukasi kesehatan yang dibagikan ini, RSUD Pandega juga mengajak masyarakat lebih mengenali tanda-tanda stroke agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.

Masih ditulis dalam informasi yang dibagikan, sakit kepala mendadak dan berat menjadi salah satu gejala yang perlu diwaspadai. Masyarakat juga diminta memperhatikan apabila sakit kepala disertai kebas atau mati rasa pada bagian tubuh tertentu. Dan untuk memudahkan masyarakat mengenali gejala stroke, RSUD Pandega menggunakan pengingat "SEGERA Ke RS".

"SE" merujuk pada senyum tidak simetris, "GE" berarti gerak salah satu sisi melemah, sedangkan "RA" merupakan bicara pelo atau sulit bicara.

Sementara itu, "Ke" mengingatkan masyarakat terhadap kebas atau kesemutan pada separuh tubuh dan "R" untuk rabun atau gangguan pandangan pada satu mata.serta "S" menunjukkan sakit kepala yang hebat.

Gejala-gejala tersebut, perlu direspons dengan cepat.

Pihak RSUD Pandega juga menekankan bahwa semakin cepat seseorang dengan gejala stroke mendapatkan penanganan, semakin besar peluang untuk memperoleh hasil pemulihan yang lebih baik.

"Jangan tunggu gejala hilang sendiri," demikian salah satu pesan yang disampaikan dalam materi edukasi tersebut.

Bukan hanya itu, RSUD Pandega juga mengimbau masyarakat agar tidak mengabaikan sakit kepala yang muncul tiba-tiba. Seperti, ketika disertai gangguan pada gerak, bicara, penglihatan, maupun sensasi pada tubuh.

Untuk masyarakat yang menemukan gejala yang mengarah pada stroke, RSUD Pandega mengannjurkan agar segera mendapatkan pertolongan medis dan tidak menunggu kondisi membaik dengan sendirinya.***

Gasantana Gaet Tim Ahli Cagar Budaya, Usut Tuntas Pengrusakan Situs Lingga Yoni Gunung Payung Tasikmalaya

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS — Perusakan situs cagar Lingga Yoni di Gunung Payung, Desa Sirnajaya, Kecamatan Karangjaya, Kabupaten Tasikmalaya, menuai keprihatinan luas. Salah satunya Galunggung Sakti Nusantara Kencana ( Gasantana), sebuah   komunitas independen yang berfokus pada konservasi lingkungan dan pelestarian alam merespons peristiwa ini secara serius dan berkomitmen memastikan pelestarian cagar budaya tidak tergerus di masa depan.

Saat diminta tanggapannya, Kepala Bidang Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya, Asep Zaini, S.Pd, mengaku keprihatin dengan tindakan oknum perusakan Lingga Yoni yang diduga kuat sebagai benda cagar budaya. Dinas Kebudayaan pun segera menerjunkan Tim Ahli Cagar Budaya (TACB), tim multidisiplin yang terdiri dari arkeolog, ahli biologi, hingga sejarawan untuk melakukan kajian lapangan secara komprehensif dan identifikasi mendalam guna penyelamatan situs tersebut.

"Kami meminta kerjasama kolektif dari seluruh masyarakat untuk ikut menjaga dan melestarikan alam serta situs bersejarah di Gunung Payung, Karangjaya," tegas Asep. (07/09/2026).

Hal senada disampaikan Ketua Gasantana, Hadi Permana, menurutnya ia merasa juga prihatinan atas perusakan tersebut.

"Oknum pelaku yang merusak situs ini jelas bukan orang berbudaya karena tindakannya tidak beradab," tutur Hadi.

Gasantana dan Dinas Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya berkomitmen untuk mengawal proses ini hingga tuntass, kelestarian warisan leluhur adalah tanggung jawab kita bersama. Dan siapa pun yang merusaknya, harus dipertanggungjawabkan di jalur hukum.

Sementara pemerhati Budaya dan Situs, Ki Acep Aan, mengingatkan bahwa perusakan ini tidak bisa dibiarkan.

Aturan situs ini diatur undang-undang nomer 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya, dan tindakan perusakan di ini diancam pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda maksimal Rp10 miliar.

"Pelaku perusakan cagar budaya diancam pidana minimal penjara 1 tahun dan denda minimal Rp500 juta," jelasnya. (@mirsaripudin).

 

Melalui Yayasan GSN, Presiden RI Prabowo Subianto Bagikan 160 Unit Becak Listrik Di Ciamis

PANGANDARANNEWS.COM/CIAMISNEWS — Ratusan penarik becak di Kabupaten Ciamis mendapat bantuan becak listrik dari Presiden Indonesia, Prabowo Subianto.

Acara penyerahan sejumlah 160 becak listrik ini ditandai dengan pelepasan dan pemberian bendera secara simbolis, yang dihadiri oleh Mayjen TNI (Purn) Firman Dahlan (Direktur Perencanaan dan Pengembangan Usaha Yayasan GSN), Bupati Ciamis Dr. H. Herdiat Sunarya, jajaran Pemkab Ciamis, serta ratusan pengayuh becak penerima manfaat. (06/09/2026).

Mayjen TNI (Purn) Firman Dahlan dalam sambutannya menjelaskan, program becak listrik ini dirintis oleh Yayasan GSN untuk membantu masyarakat yang menggantungkan hidup dari tenaga fisik, dan program ini juga telah dijalankan di Jawa Timur dan Jawa Tengah.

"Program ini bertujuan untuk meringankan beban bapak-bapak pengayuh becak, meningkatkan pendapatan dan dalam menjalankan usahanya lebih ringan," ungkapnya.

Firman menegaskan aturan yang harus dipatuhi para penerima, antara lain becak ini tidak boleh dijual, disewakan maupun dipindahtangankan.

"Rawatlah dan gunakan untuk mencari rezeki," tegas Firman.

Sementara saat mencoba langsung becak listrik tersebut, Bupati Ciamis, Dr. H. Herdiat Sunarya, mengatakan bahwa penggunaannya sangat mudah dan sangat ringan.

"Terima kasih Bapak Presiden, semoga becak ini membawa keberkahan dan kemudahan bagi para pengayuh di Ciamis," ujar Herdiat.

Selain mendapatkan becak listrik, para penerima juga mendapat paket Sembako dan uang Transportasi (Bantuan berkat dukungan Bank BJB dan Baznas)

Salah satu penerima, Elon, mengaku senang serta berterimakasih atas bantuan yang diterimanya ini.

Elon berharap, langkah nyata ini menjadi awal kesejahteraan yang lebih baik bagi para pengayuh becak di Kabupaten Ciamis.

"Semoga rezeki kami bertambah dan kehidupan pun semakin sejahtera," ucapnya. (@nwarwaluyo).

 

Hari Ini Kapolda Jabar Hadiri Undangan Pangandaran Air Show 2026

PANGANDARANNEWS.COM – Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., menghadiri undangan kegiatan Pangandaran Air Show 2026 yang digelar di Susi International Beach Strip, Kabupaten Pangandaran, Sabtu (5/9/2026). Kegiatan kedirgantaraan bergengsi ini diselenggarakan bersama tokoh nasional sekaligus Menteri Kelautan dan Perikanan periode 2014–2019, Susi Pudjiastuti.

​Turut hadir dalam acara pada hari ini sejumlah pejabat tinggi, tokoh penting, dan jajaran Forkopimda. Di antaranya adalah Gubernur Jawa Barat, Irjen Kemenimipas Komjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., Wakapolri periode 2011–2013 Komjen Pol. (Purn) Drs. Nanan Soekarna, serta Komandan Lanud (Danlanud) Wiriadinata Tasikmalaya.

​Dari jajaran Forkopimda Kabupaten Pangandaran, hadir secara langsung Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari, S.H., S.I.K., M.Si., M.I.K., beserta Dandim 0625/Pangandaran. Acara ini juga mengundang antusiasme para pengusaha kedirgantaraan Indonesia yang turut meramaikan dan mendukung jalannya kegiatan.

​Kehadiran Kapolda Jabar beserta seluruh jajaran kepolisian dan pejabat terkait menjadi wujud nyata dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan penerbangan sekaligus event pariwisata berskala nasional di wilayah hukum Polres Pangandaran.

​Pangandaran Air Show 2026 merupakan kegiatan yang digagas oleh Susi Air dan berlangsung selama 4–6 September 2026. Kegiatan ini menghadirkan lebih dari 60 pesawat dan paramotor dari berbagai organisasi, klub, serta komunitas penerbangan di Indonesia.

​Pada acara utama Sabtu (5/9/2026), masyarakat dan wisatawan dapat menyaksikan berbagai atraksi udara, termasuk pertunjukan aerobatik dan manuver penerbangan lainnya yang dilakukan oleh pilot serta atlet profesional.

​Selain atraksi udara, rangkaian kegiatan juga diisi dengan Joy Flight yang dijadwalkan mulai pukul 16.00 WIB serta Public Walkaround pada pukul 17.00 WIB, sehingga masyarakat dapat melihat pesawat-pesawat tersebut dari jarak dekat.

​Sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah daerah, penyelenggara, dan seluruh tokoh yang hadir diharapkan semakin memperkuat kolaborasi dalam menjaga keamanan dan kelancaran kegiatan masyarakat.

​Pangandaran Air Show 2026 tidak hanya menjadi ajang edukasi untuk memperkenalkan dunia penerbangan, tetapi juga menjadi momentum strategis untuk mendorong sektor pariwisata dan perekonomian lokal. Selama kegiatan berlangsung, jajaran Polres Pangandaran bersama unsur terkait terus bersiaga melakukan pengamanan maksimal guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan kondusif. (@ntonAS)

 

wisata alam CITUMANG BODY RAFTING PANGANDARAN

wisata alam CITUMANG BODY RAFTING PANGANDARAN