wisata alam body rafting CITUMANG PANGANDARAN

wisata alam body rafting CITUMANG PANGANDARAN

Pangandaran Berbagi, Bersumber Dari Infak ASN Sebesar Rp105,8 Juta Disalurkan Pada Fakir Miskin Dan Yatim Piatu

PANGANDARANNEWS.COM - Masih dalam rangkaian memperingati Milangkala ke-14 K, Pemerintah Kabupaten Pangandaran mempunyai cara tersendiri untuk berbagi kepada ratusan fakir miskin.

Nilai sumbangan yang berasal dari infak Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pangandaran ini terkumpul sebesar Rp105,8 juta, dan masing-masing penerima mendapatkan Rp.500 ribu.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami, menyampaikan, penerima bantuan tersebar di 93 desa.

"Dengan demikian, seluruh desa di Kabupaten Pangandaran mendapat alokasi penerima manfaat," jelasnya.(21/10/2026)

Ia mengatakan, seluruh jumlah yang didapat dari infak ASN ini Akan dibagikan kepada 200 orang yang ada di 93 desa.

Selain menjadi bentuk kepedulian ASN terhadap warga yang membutuhkan, Citra berharap bantuan ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat yang menerima.

Ia juga memohon dukungan dan doa masyarakat agar kondisi fiskal Kabupaten Pangandaran semakin membaik, sehingga semangat ASN untuk berinfak dan berbagi dapat terus meningkat.

“Insyaallah kegiatan ini akan menjadi agenda tahunan kami, pada setiap peringatan Milangkala ada acara Infak Pangandaran Berbagi," ucapnya.

Citra menjelaskan, penyalurannya infak ini dilakukan secara bertahap dengan menyasar warga kurang mampu termasuk lansia atau jompo dari setiap desa. Dan penyalurannya dilakukan bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan pemerintah kecamatan.

Selain bantuan bagi 200 penerima tersebut, Citra menyebut, masih terdapat sekitar Rp5 juta yang akan dialokasikan untuk anak yatim.

"Artinya, sisa bantuan ini akan diberikan kepada anak yatim dan masyarakat lain yang berhak menerima bantuan," imbunya. (hiek)

PGRI Cabang Karangnunggal Peringati Hari Santri Nasional 2026, Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas

penulis, @mirsaripudin

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya, turut memperingati Hari Santri Nasional yang jatuh pada 22 Oktober 2026 dengan tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”.

Kepada Pangandaran News, Ketua PGRI Cabang Karangnunggal, Bambang SN., S.Pd., M.Pd., menyampaikan, guru dan santri memiliki peran bersinergi untuk membangun generasi muda yang cerdas, berakhlak mulia, dan berdaya saing di era globalisasi digital saat ini.

Guru sebagai pendidik dan santri sebagai generasi penerus bangsa, terang Bambang, harus berjalan beriringan untuk mewujudkan Indonesia Emas.

"Kita tanamkan nilai‑nilai keagamaan dan kebangsaan sejak dini agar generasi muda tetap kokoh dalam keyakinan dan cinta tanah air,” ucap Bambang. (22/10/2026)

Di tengah arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital, jelasnya, santri tidak hanya belajar ilmu agama saja tetapi juga membangun karakter dan akhlak mulia agar mampu menjadi generasi yang hebat dan bermanfaat bagi masyarakat.

Bambang mengatakan, PGRI akan terus mendukung program‑program pembinaan santri dan peningkatan mutu pendidikan khususnya di wilayah Kecamatan Karangnunggal dan sekitarnya.

Musprof XVIII PMI Jawa Barat Tahun Ini Berpotensi Panas, Petahana Dihadapkan pada Penantang Kuat

PANGANDARANNEWS.COM - Musyawarah Provinsi (Musprov) XVIII Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Jawa Barat yang berlangsung hari ini tanggal 22 Oktober 2026, berpotensi berlangsung panas dan menjadi ajang persaingan kepemimpinan yang menyita perhatian.

Berdasarkan surat pemberitahuan dan undangan Pengurus PMI Provinsi Jawa Barat Nomor 241/02.03.00/ORG/X/2026 tertanggal 19 Oktober 2026, Musprov akan dilaksanakan di Markas PMI Provinsi Jawa Barat, Jalan Ir. H. Juanda Nomor 426A, Kota Bandung 22 Oktober 2026
mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Seperti disampaikan Ketua PMI Kota Bandung, H. Ade Koesjanto, saat dihubungi lewat telepon selulernya, dinamika menjelang forum tersebut diperkirakan semakin menghangat apabila petahana harus menghadapi kandidat penantang yang disebut memperoleh dukungan dari sejumlah ketua PMI kabupaten/kota di Jawa Barat.

Konfigurasi dukungan antardaerah pun, menurut Ade, menjadi salah satu faktor yang patut dicermati dalam proses pemilihan kepemimpinan organisasi kemanusiaan tersebut.

Musprov ini bukan sekadar agenda pergantian kepemimpinan, melainkan, kata Ade, merupakan forum strategis untuk menentukan arah kebijakan, penguatan organisasi serta peningkatan kualitas pelayanan kemanusiaan PMI di Jawa Barat.

Apabila terdapat dua kekuatan yang bersaing dengan dukungan dari berbagai daerah, imbuhnya, dinamika musyawarah berpotensi berlangsung ketat bahkan panas.

"Setiap kandidat akan diuji melalui gagasan, rekam jejak pengabdian, kemampuan membangun konsolidasi organisasi, serta visi pengembangan PMI untuk periode mendatang," kata Ade. (21/10/2026)

Di sisi lain, masih kata Ade, dukungan dari ketua PMI kabupaten/kota perlu dilihat dalam kerangka mekanisme organisasi. Karena keputusan akhir tetap bergantung pada tata tertib Musprov, ketentuan AD/ART PMI, serta hak dan keabsahan peserta yang memiliki kewenangan dalam proses pengambilan keputusan.

Di tengah potensi memanasnya persaingan, Ade menyebut, seluruh pihak diharapkan tetap mengedepankan persaudaraan, musyawarah, dan penghormatan terhadap aturan organisasi.

"Karena perbedaan pilihan merupakan bagian dari proses demokrasi organisasi yang seharusnya tidak mengganggu pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat," imbuhnya.

Ia menambahkan, PMI memiliki mandat kemanusiaan yang melampaui kepentingan personal maupun kelompok. Sehingga siapa pun yang memperoleh amanah kepemimpinan diharapkan mampu memperkuat solidaritas antarpengurus, meningkatkan kapasitas relawan, serta memastikan pelayanan kepalangmerahan berjalan semakin profesional dan responsif.

Kata Ade, Musprov XVIII PMI Provinsi Jawa Barat kini menjadi momentum penting bagi seluruh peserta untuk menentukan arah organisasi ke depan.

Potensi panasnya persaingan, dinamika dukungan, dan pertarungan gagasan, menurutnya, ini akan menjadi bagian dari proses tersebut.

"Dengan hasil akhir ditentukan melalui mekanisme Musprov yang sah," ucapnya. (@nton AS).

Pemdes Karanganyar, Ucapkan Selamat Hari Santri Nasional 22 Oktober 2026

penulis, @nwarwaluyo

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Pemerintah Desa Karanganyar Kecamatan Karanganyar Kabupaten Tasikmalaya, turut memperingati Hari Santri Nasional yang jatuh pada 22 Oktober 2026 dengan tema Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas.

Saat diminta pesannya, Kepala Desa Karanganyar, Yanto Agus Sonjaya, menyampaikan, santri memiliki peran penting dalam menjaga nilai‑nilai keagamaan sekaligus mendorong kemajuan bangsa di tengah era globalisasi digital.

“Santri bukan hanya penerus ilmu agama, tetapi juga garda terdepan yang menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia,” ucapnya. (22/10/2026)

Ia juyberharap, generasi santri saat ini dapat tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia, cerdas, dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

Ia menyebut, akan terus memantau rangkaian kegiatan peringatan Hari Santri Nasional yang dilaksanakan di wilayah Kabupaten Tasikmalaya.

Yonif 939 Sukaraja Tasikmalaya, Salurkan Bantuan Air Bersih Di Desa Margalaksan

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS — Menanggapi keinginan warga terdampak musim kemarau panjang yang melanda wilayahnya, Kesatuan Yonif 939 Sukaraja menyalurkan bantuan air bersih bagi warga Kampung Pasanggrahan RT 03/01 Desa Margalaksana kecamatan Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya. Wilayah tersebut dihuni 159 Kepala Keluarga, dengan total 270 jiwa.

Penyaluran bantuan yang dipimpin perwakilan Yonif 939 Sukaraja, Riswana Nerid, disambut oleh Sekretaris Desa Margalaksana, Asep Cahyana.

Atas nama masyarakat, Pemerintah Desa Margalaksana pun menyampaikan terimakasih bantuan air yang dibawa menggunakan tangki air milik Yonif 939 Sukaraja ini.

Pemdes Margalaksana juga berharap, bantuan ini dapat meringankan beban warga serta kerja sama yang baik dengan pihak TNI pun bisa terus berlanjut di masa mendatang. (@mirsaripudin)

Lindungi Sumber Mata Air dan Habitat Satwa, Pemdes Selasari Pasang Papan Kawasan Perlindungan

PANGANDARANNEWS.COM —Di tengah pentingnya kelestarian lingkungan dan keberadaan sumber mata air, Pemerintah Desa Selasari, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, mengambil langkah nyata dengan memasang papan himbauan Kawasan Perlindungan untuk melindungi flora dan fauna di kawasan hutan pangkuan desa Selasari.

Seperti disampaikan Kepala Desa Selasari, Udin Tugaswara, A.Md, yang akrab disapa Ugas,  pemasangan papan himbauan ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar bersama-sama menjaga kawasan sumber mata air dari aktivitas yang berpotensi merusak lingkungan.

Pesan yang terpampang pada papan tersebut dengan tegas menyampaikan, siapa pun tidak boleh mengganggu flora dan fauna di kawasan sumber mata air yang berada di hutan pangkuan Desa Selasari.

HImbauan ini, menurutnya, bukan sekadar tulisan di atas papan. Tapi pesan tersebut menjadi pengingat bahwa hutan, tumbuhan, satwa liar dan sumber mata air merupakan bagian dari ekosistem yang saling berkaitan dan harus dijaga kelestariannya.

"Keberadaan sumber mata air memiliki arti penting bagi kehidupan," tegasnya.(19/10/2026)

Sementara itu, masih kata Ugas, hutan berperan dalam menjaga keseimbangan lingkungan, mendukung tata air, serta menyediakan habitat bagi berbagai jenis tumbuhan dan satwa. Oleh karena itu, kerusakan kawasan hutan dan gangguan terhadap habitat satwa berpotensi menimbulkan dampak ekologis yang lebih luas.

Ia menambahkan, kesadaran untuk menjaga lingkungan pun perlu dibangun. Tidak hanya melalui kebijakan pemerintah, tetapi juga melalui kepedulian masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui pemasangan papan himbauan tersebut, Pemdes Selasari mengajak masyarakat maupun pengunjung untuk menghormati kawasan perlindungan setempat. Setiap orang diharapkan tidak merusak tumbuhan, mengganggu satwa liarn ataupun melakukan aktivitas yang dapat mengancam kelestarian sumber mata air.

Dan ipaya perlindungan ini, kata Ugas, juga menjadi bagian dari pentingnya menjaga kawasan hutan pangkuan desa agar tetap memiliki fungsi ekologis yang baik.

"Dengan lingkungan yang terpelihara, manfaat sumber daya alam diharapkan dapat terus dirasakan oleh masyarakat hingga generasi mendatang," ungkapnya.

Ia juga mengatakan, pelestarian lingkungan membutuhkan keterlibatan semua pihak. Dan pemerintah desa memiliki peran dalam memberikan edukasi dan imbauan, sedangkan masyarakat menjadi bagian penting dalam memastikan pesan tersebut benar-benar diterapkan di lapangan.

Ia menyebut, papan himbauan Kawasan Perlindungan Setempat yang dipasang Pemdes Selasari diharapkan tidak berhenti sebagai simbol atau penanda kawasan. Namun keberadaannya, diharapkan mampu menumbuhkan budaya peduli lingkungan sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga hutan dan sumber mata air.

"Sebab ketika hutan terjaga, sumber mata air terlindungi, dan habitat satwa tetap lestari, artinya masyarakat turut menjaga masa depan khususnya di lingkungan Desa Selasari," pungkasnya. (@nton AS)

Dorong Profesionalisme Guru Lahirkan Siswa Berprestasi dan Berkarakter, KKG Gugus 3 Cikatomas Gelar Pertemuan Rutin

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS — Kelompok Kerja Guru (KKG) Gugus 3 Cikatomas, siang tadi mengadakan pertemuan rutin di SDN 2 Cilumba Kecamatan Cikatomas Kabupaten Tasikmalaya. Kegiatan ini dihadiri para guru anggota KKG beserta narasumber dari jajaran pengawas pendidikan, koordinator kecamatan dan organisasi profesi guru.

Sejumlah nara sumber pun hadir, diantaranya Ketua KKG: Dede Tatang, S.Pd.I, Korcam Cikatomas: Andi Suandi, S.Pd.SD, Ketua PC PGRI: Nana Sukmana, S.Pd. dan Pengawas Sekolah: Rivani Herman Munandar, S.Pd.

Korcam Cikatomas, Andi Suandi, di depan para peserta pertemuan menyampaikan terkait penting dalam pertemuan ini.

Kata Andi, jadikan kegiatan KKG ini sebagai wadah guru untuk meningkatkan profesionalisme dalam tugasnya mendidik siswa‑siswi guna melahirkan para siswa berprestasi.

Sementara itu, Ketua PC PGRI Nana Sukmana, S.Pd. saat dihubungi melalui sambungan telepon seluler oleh Pangandaran News menyampaikan, pihaknya berharap melalui kegiatan KKG bisa tercipta guru‑guru profesional yang hebat.

"Yang tidak hanya mendidik siswa berprestasi tetapi juga membentuk siswa berkarakter baik," ucapnya. (19/10/2026)

Hal senada disampaikan para peserta pertemuan, mereka berharap melalui pertemuan‑pertemuan rutin seperti ini kualitas pembelajaran di sekolah‑sekolah wilayah Gugus 3 Cikatomas dapat terus meningkat demi kemajuan siswa‑siswi.

"Sehingga program‑program pengembangan pendidikan di wilayah Kecamatan Cikatomas bisa tersampaikan," ujarnya. (@nwarwaluyo)

Pastikan Kondusifitas Wilayah, Polres Pangandaran Rutin Gelar Patroli Malam KRYD

PANGANDARANNEWS.COM – Untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, Kepolisian Resor (Polres) Pangandaran menggelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) patroli malam sabtu (17/10/2026) mulai pukul 21.00 WIB hingga selesai.

Patroli malam tersebut berfokus pada pencegahan aksi kriminalitas C3 (Curas, Curat, Curanmor), penggunaan knalpot brong hingga pencegahan penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Polres Pangandaran.

Pelaksanaan patroli dipimpin langsung Kasat Narkoba Polres Pangandaran bersama Kanit I Narkoba, Pamapta III, serta jajaran personel Polres Pangandaran yang tergabung dalam Surat Perintah (Sprint).

Rute patroli diawali dari Pos Lantas Tourist Information Center (TIC), menyisir kawasan Jalan Bulak Laut, menyambangi sejumlah tempat hiburan malam seperti Star Karaoke dan Akustik Karaoke, mengitari kawasan Pangandaran Sunset, hingga kembali lagi ke titik awal di Pos Lantas TIC.

Kepada sejumlah awak media, Kapolres Pangandaran, AKBP Ikrar Potawari, S.H., S.I.K., M.Si., M.I.K., menyampaikan, kegiatan KRYD ini rutin dilaksanakan demi memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat serta para wisatawan yang berkunjung ke kawasan Pangandaran.

Patroli KRYD ini, ujar Kapolres, dilakukan secara preventif dan humanis untuk menekan potensi kejahatan, penertiban knalpot brong yang mengganggu kenyamanan warga, serta memastikan kawasan tempat hiburan terbebas dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

"Selama kegiatan berlangsung, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Pangandaran terpantau aman, tertib, dan kondusif," terang Kapolres. (@nton AS)

Pangandaran Icon Karnaval, Semarakan Rangkaian Kegiatan Minangkala ke-14 Pangandaran 2026

PANGANDARANNEWS.COM - Ribuan masyarakat datang memadati kawasan ujung pintu masuk Tol pantai barat menyaksikan kemeriahan Pangandaran Icon Karnaval, dalam rangkaian peringatan Minangkala Kabupaten Pangandaran ke-14. (19/10/2026)

Acara yang digelar Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran ini menjadi ajang perayaan sekaligus panggung bagi masyarakat untuk menampilkan beragam potensi seni, budaya, dan kreativitas dari berbagai pelosok daerah.
Berbagai penampilan menarik mewarnai jalannya karnaval.

Selain kesenian sisingaan yang menjadi salah satu daya tarik perhatian penonton, sejumlah kelompok seni dari berbagai desa turut mempersembahkan kreasi khas daerah masing-masing.

Tak ketinggalan, komunitas sepeda ontel juga ikut ambil bagian menambah warna tersendiri dalam perayaan yang berlangsung meriah tersebut.

Kehadiran komunitas ini sekaligus memperlihatkan bahwa semangat kebersamaan dapat terjalin melalui seni, budaya, dan kecintaan terhadap warisan masa lalu.

Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga yang hadir untuk menyaksikan setiap penampilan peserta karnaval.

Warga pun tampak menikmati beragam atraksi yang disuguhkan, mulai dari pertunjukan kesenian tradisional hingga penampilan komunitas yang tampil dengan ciri khas masing-masing.

Tak hanya hiburan, peringatan Minangkala ke-14 ini juga menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para tokoh dan masyarakat yang berperan dalam proses terbentuknya Kabupaten Pangandaran. Perjalanan menuju terbentuknya daerah otonom tersebut merupakan bagian penting dari sejarah yang patut dihargai oleh generasi penerus, dan melalui kegiatan seperti ini semangat perjuangan dan rasa memiliki terhadap daerah serta kecintaan terhadap seni dan budaya lokal diharapkan terus tumbuh di tengah masyarakat.

Di sisi lain, kemeriahan karnaval juga berpotensi menjadi sarana promosi pariwisata Kabupaten Pangandaran. Beragam penampilan yang ditampilkan tidak hanya menarik perhatian warga setempat, tetapi juga dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk mengenal lebih dekat kekayaan budaya dan potensi daerah. Salah seorang pengunjung pun berharap kegiatan serupa dapat terus diselenggarakan setiap tahun.

Salah seorang warga asal Kecamatan Parigi, Rasti (32) mengku gembira saat menyaksikan acara tersebut.

Ia mengatakan, sangat senang menyaksikan karnaval ini. Karena selain ramai, acaranya juga menjadi hiburan bagi masyarakat.

"Kita bisa melihat berbagai kesenian dari sejumlah daerah yang ada di Pangandaran, dan hal ini jarang ditemui dalam keseharian,” ujarnya.

Rasti juga berharap, acara seperti ini terus ada dan dari tahun ke tahun semakin meriah serta semakin banyak wisatawan yang datang ke Pangandaran.

Sarti menyebut, Pangandaran mempunyai banyak potensi seni dan budaya yang layak diperkenalkan kepada masyarakat luas.

"Dengan semangat kebersamaan dan kreativitas masyarakat, perayaan Minangkala ke-14 diharapkan menjadi penguat identitas daerah sekaligus langkah nyata dalam mendorong kemajuan pariwisata Pangandaran," katanya.
(harisfirdaus).

Kejuaraan Silat Perisai Diri Antar-Pelajar se-Kota Tasikmalaya, Gasta Galunggung Borong 24 Medali Sabet Juara Umum

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Kejuaraan Silat Perisai Diri antar-pelajar se-Kota Tasikmalaya yang digelar di GOR Sukapura, Dadaha, sejak 14 hingga 17 Oktober 2026 resmi berakhir.

Ranting Gasta Galunggung yang diwakili pesilat dari SDN Galunggung Kota Tasikmalaya tampil sebagai juara umum. Dari 21 atlet yang diturunkan, Gasta Galunggung berhasil memborong total 24 medali dengan rincian 15 medali emas, 6 medali perak, dan 3 medali perunggu.

Prestasi membanggakan juga ditorehkan salah satu pesilatnya, Qinansha Putri Mukhsin, yang berhasil meraih predikat sebagai Pesilat Terbaik Putri tingkat SD.

Penanggung Jawab PIC Gasta, Ina Harsabela, menyampaikan bahwa prestasi di gelanggang harus sejalan dengan pembentukan karakter.

"Kita berharap anak-anak silat Gasta tidak hanya menjadi pesilat yang tangguh di gelanggang, tetapi juga menjadi pribadi yang rendah hati, berakhlak baik, dan membanggakan di mana pun mereka berada," ujarnya.

Sementara itu, Kepala SDN Galunggung, Hj. N. Oon, S.Pd., mengapresiasi capaian para siswanya. Ia menilai prestasi tersebut merupakan hasil dari pembinaan yang berkelanjutan.

SD Galunggung, kata Oon, akan terus berusaha melahirkan bibit-bibit berprestasi, baik dari segi kemampuan maupun karakter.

"Terima kasih kepada bapak-ibu guru pembimbing yang telah melatih dan membimbing siswa-siswi kami, dan kepada anak-anakku, pertahankan prestasi yang telah dicapai!" ucapnya.

Para atlet GASTA juga menyampaikan terima kasih kepada para pelatih, yakni Abah Farid Hermawan, Teh Razwa Nurandini, dan Teh Alifia Naira Laiqa Farid, yang telah melatih dengan penuh kesabaran dan tanpa kenal lelah. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Kepala SDN Galunggung beserta jajaran guru dan staf.

Dengan mengusung moto Berprestasi, Berkarakter, dan Menjunjung Tinggi Sportivitas, tim GASTA Galunggung berharap dapat meraih hasil yang lebih baik pada kejuaraan selanjutnya. (@mirsaripudin)

Musyawarah Desa FKDT Sarimanggu Gelar Serah Terima Pengurus & Tetapkan Program Masa Khidmat 2026‑2030

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS —  Bertempat di aula desa, Panitia Musyawarah Desa Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Desa Sarimanggu Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya siang tadi menggelar musyawarah penetapan program masa khidmat periode 2026‑2030.  (17/10/2026).

Kegiatan yang dipimpin Ketua Panitia, Hendar Suganda, S.Pd., M.Si, dan didampingi Sekretaris Uu Ubudillah, S.Pd., dan Koordinator FKDT Nasihin, S.Sos, ini dihadiri oleh Kepala Desa Sarimanggu, Indra, jajaran BPD, MUI, Babinsa, Kamtibmas, pengurus DMI, pengurus FKDT Kecamatan Karangnunggal, kepala dan guru‑guru MDTU, kepala wilayah, pengurus DKM, serta perwakilan Muslimat NU, Fatayat NU dan BKMM Ranting Desa Sarimanggu.

Dalam rangkaian kegiatan ini juga dilaksanakan serah terima tugas pengurus FKDT periode lama kepada pengurus baru, sekaligus pemberian penghargaan kepada pengurus lama atas pengabdian yang telah diberikan selama menjabat.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia Hendar Suganda menyampaikan, musyawarah ini bertujuan menyusun rencana kerja FKDT selama lima tahun ke depan yang meliputi pembinaan keagamaan, peningkatan kualitas pengajaran madrasah, hingga program pemberdayaan santri dan masyarakat sekitar.

“Kita berharap FKDT Sarimanggu semakin maju dapat melahirkan generasi yang berakhlak mulia, cerdas, dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.

Sementara Koordinator FKDT Nasihin, S.Sos, menambahkan, pengurus baru akan berkomitmen melaksanakan seluruh program yang telah disepakati bersama serta dengan terus menjaga sinergi antara pemerintah desa, pengurus madrasah, dan seluruh elemen masyarakat.

Masih di tempat yang sama, Kepala Desa Sarimanggu, Indra, memberikan dukungan penuh terhadap program‑program yang telah disepakati

Ia juga berharap, kerja sama yang sudah terjalin dengan baik dapat terus ditingkatkan untuk kemajuan pendidikan keagamaan di wilayah Desa Sarimanggu.

"Dan kita tetap akan menjaga soliditas ini demi kemajuan bersama," ucapnya. (@nwarwaluyo)

Hadapi Musim Kemarau, BPBD Kabupaten Pangandaran Siapkan Ratusan Juta Untuk Pengadaan Tandon Air

Poto ilustrasi
PANGANDARANNEWS.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangandaran, saat ini mengalokasikan dana sekitar Rp596 juta untuk menyediakan 90 unit fasilitas penampung air bersih berkapasitas masing-masing 2.000 liter.

Menurut Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pangandaran, Dodo Kusnadi, langkah ini diambil sebagai tindakan konkret dalam mengatasi krisis pasokan air akibat musim kemarau di kawasan tersebut.

"​Penyediaan tempat penyimpanan air ini diharapkan bisa untuk memaksimalkan dan mengefisiensikan alur penyaluran air bersih kepada warga yang wilayahnya dilanda kekeringan," ujarnya. (16/10/2026)

​Dodo menjelaskan, pihaknya telah menggelar pertemuan koordinasi bersama DPRD dan instansi terkait guna merumuskan skema distribusi air bersih yang lebih berdaya guna.

Ia juga mengatakan, ​dalam waktu dekat ini BPBD akan melakukan pengadaan 90 unit toren tandon air bersih.

​Ia menambahkan, fasilitas tempat air ini nantinya akan ditempatkan di tingkat desa. Kemudian pemerintah desa, memberikan acuan lokasi persisnya serta mendata warga setempat yang paling membutuhkan pasokan air.

​Melalui penerapan metode ini, Dodo berharap, pembagian air bersih menjadi lebih sistematis dan tepat sasaran bagi masyarakat yang terdampak kekeringan selama periode kemarau berlangsung.

​Ia juga optimistis proses penyediaan 90 penampung air ini dapat dirampungkan dalam kurun waktu yang singkat, pada pekan ini atau paling lambat pekan berikutnya.

"Mudah-mudahan saja bisa terealisasi minggu ini atau paling lambat minggu depan," katanya.

Disoal jumlah anggaran untuk kegiatan ini, Dodo mengatakan, biaya pembelian tiap satu unit tempat penampungan air beserta perlengkapan penunjangnya diprediksi menelan biaya Rp6,6 juta. ​Sehingga untuk pemenuhan total 90 unit fasilitas tersebut, jumlah dana keseluruhan yang disiapkan pemerintah daerah diperkirakan menembus angka Rp596 juta lebih.

​"Anggaran pengadaan tandon atau tempat penampungan air itu bersumber dari dana kedaruratan yang dialokasikan untuk mendukung penanganan kondisi darurat akibat kekeringan," jelasnya.(hiek)

Jaga kebugaran Dan Kesehatan Tubuh, Ibu-Ibu Di Desa Karangmekar Rutin Ikuti Senam Sehat

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS — Sejumlah ibu‑ibu warga Desa Karangmekar Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya, setiap sore rutin berkumpul gedung serbaguna desa untuk mengikuti gerakan senam sehat yang digelar secara bergotong‑royong.

Kegiatan ini bukan hanya untuk menjaga kebugaran tubuh, tapi juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antar‑tetangga.

Menurut Kepala Desa Karangmekar H. Usup, pihaknya memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan rutin tersebut.

“Alhamdulillah setiap sore kami berkumpul untuk senam, agar tubuh tetap sehat dan hubungan antar tetangga semakin erat,” ujarnya. (16/10/2026).

Usup juga berharap, masyarakat semakin banyak ikut serta dalam gerakan senam sore ini. Pasalnya, selain menjaga kesehatan kegiatan ini juga dapat membangun kepedulian dan kebersamaan antar‑masyarakat di lingkungan desa.

"Semoga kegiatan ini memberi manfaat, khususnya bagi kesehatan warga," ucapnya. (@nwarwaluyo)

Melalui Polisi Sahabat Anak, Polres Pangandaran Terima Kunjungan Edukatif Outing Class SLB Negeri Widi Asih Parigi

PANGANDARANNEWS.COM – Polres Pangandaran siang tadi (15/10/2026) menerima kunjungan edukatif atau outing class dari siswa-siswi Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Widi Asih Parigi, kegiatan ini menjadi bagian dari program Polisi Sahabat Anak untuk mengenalkan tugas kepolisian sekaligus memberikan pengalaman belajar di luar lingkungan sekolah bagi peserta didik penyandang disabilitas.

SLB Negeri Widi Asih merupakan satuan pendidikan negeri yang berlokasi di Desa Bojong Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran ini, menyelenggarakan pendidikan bagi peserta didik berkebutuhan khusus dengan beragam kebutuhan layanan pendidikan. Berdasarkan data pendidikan resmi sekolah tersebut melayani peserta didik dengan kebutuhan khusus. Antara lain tunanetra, tunarungu, tunagrahita, tunadaksa, dan kebutuhan khusus lainnya.

Pada kegiatan tersebut, Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari, S.H., S.I.K., M.Si., M.I.K., melalui Kanit Kamsel Satlantas Polres Pangandaran Aiptu Acep Yudi Heriyanto, S.H., mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pelayanan Polri yang humanis sekaligus upaya mendekatkan institusi kepolisian kepada seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

Melalui kegiatan Polisi Sahabat Anak ini, ungkap Acep Yudi, pihaknya ingin mengenalkan sosok polisi yang ramah, bersahabat dan siap membantu masyarakat.

"Kami berharap kegiatan ini bisa memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi para siswa serta menjadi kesempatan untuk belajar dan berinteraksi langsung dengan anggota kepolisian,” ujarnya.

Pada kegiatan outing class ini, imbuhnya, Polres juga berharap dapat menambah wawasan para siswa mengenai tugas kepolisian serta memperkenalkan peran Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

"Dan pendekatan yang ramah dan inklusif juga menjadi bagian penting agar anak-anak dapat merasa nyaman saat berinteraksi dengan personel kepolisian," jelas Acep Yudi.

Ia menambahkan, Polres Pangandaran berkomitmen untuk terus membangun kedekatan dengan dunia pendidikan melalui kegiatan edukatif yang mengedepankan kepedulian, kesetaraan, dan penghormatan terhadap setiap peserta didik.

Dan melalui program Polisi Sahabat Anak, kata Acep Yudi, Polres Pangandaran berharap dapat menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri serta menghadirkan pengalaman positif bagi anak-anak.

"Termasuk peserta didik penyandang disabilitas," ucapnya.(@nton AS)

 

wisata alam CITUMANG BODY RAFTING PANGANDARAN

wisata alam CITUMANG BODY RAFTING PANGANDARAN