wisata alam body rafting CITUMANG PANGANDARAN

wisata alam body rafting CITUMANG PANGANDARAN

Bupati Pangandaran Serahkan Bantuan Stimulan Rehabilitasi Rumah bagi Korban Bencana

PANGANDARANNEWS.COM - Bupati Pangandaran Hj. Citra Pitriyami, S.H, beberapa waktu lalu menyerahkan bantuan stimulan rehabilitasi rumah kepada masyarakat korban bencana alam yang bersumber dari APBD Kabupaten Pangandaran Tahun Anggaran 2026, bertempat di Pendopo Bupati Pangandaran. Jum'at (30/10/2026).

Bantuan tersebut diberikan kepada lima orang penerima yang rumahnya terdampak bencana alam akibat cuaca ekstrem, dengan total bantuan sebesar Rp90.240 juta. Dan masing-masing penerima pun memperoleh bantuan sesuai hasil verifikasi dan evaluasi, Tim Teknis Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pangandaran.

Adapun penerima bantuan, diantaranya berasal dari Desa Cijulang Kecamatan Cijulang, Desa Sukajaya Kecamatan Cimerak, Desa Karangjaladri dan Desa Ciliang Kecamatan Parigi, serta Desa Jadimulya Kecamatan Langkaplancar.

Dalam amanatnya, Bupati menyampaikan bahwa bantuan stimulan ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian Pemerintah Kabupaten Pangandaran kepada masyarakat yang terdampak bencana.

"Diharapkan bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dalam memperbaiki rumahnya," kata bupati.

Bupati juga menyampaikan harapannya agar kondisi keuangan Pemerintah Kabupaten Pangandaran ke depan semakin membaik dan stabil, sehingga dapat terus memenuhi kebutuhan masyarakat serta melaksanakan berbagai program pembangunan.

Pihaknya juga meminta doa dari masyarakat agar keuangan pemerintah daerah bisa kembali stabil, sehingga ke depan kita bisa terus memberikan pelayanan dan bantuan yang lebih baik kepada masyarakat.

Melalui penyaluran bantuan stimulan ini, kata bupati, Pemerintah Kabupaten Pangandaran berharap agar masyarakat yang terdampak bencana dapat segera memperbaiki kondisi tempat tinggalnya dan kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman dan aman. (@nton AS)

Melalui Kegiatan Polidik, Polsek Cihaurbeuti Tanamkan Pesan Kamtibmas Pada Siswa SMPN 2

PANGANDARANNEWS.COM/CIAMISNEWS — Polsek Cihaurbeuti Polres Ciamis siang tadi melaksanakan kegiatan Polri Peduli Pendidikan (Polidik) dengan tagline "Polisi Bersama Masyarakat" di lingkungan SMP Negeri 2 Cihaurbeuti, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis. (02/11/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kapolsek Cihaurbeuti, Kepala Sekolah SMPN 2 Cihaurbeuti, Bhabinkamtibmas, Babinsa, dewan guru, serta seluruh siswa-siswi sekolah.

Dihubungi lewat telepon selulernya kepada awak media Kapolsek Cihaurbeuti, IPTU Agus Predi Muharrom, S.IP., M.SI., menyampaikan, pihaknya telah melaksanakan upacara dilanjutkan dengan pembinaan di sekolah tersebut.

Kegiatan ini, ujar Agus, merupakan implementasi Program Quick Wins Presisi Polri sebagai wujud kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan.

Dan aelain itu, masih kata Agus, kegiatan ini juga diharapkan bisa mempererat silaturahmi dan sinergitas antara Polri bersama para guru dan anak-anak sekolah dalam rangka menjaga situasi wilayah tetap aman dan kondusif.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek juga berkesempatan menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas penting kepada para siswa. Diantaranya stop perundungan/bullying (jangan merundung sesama teman), Bijak bermedia sosial (gunakan internet dengan bertanggung jawab), Hindari perkelahian dan tawuran (selesaikan masalah dengan cara baik), Hormati guru dan orang tua (hargai orang yang lebih tua), Jauhi narkoba dan miras (lindungi diri dari bahaya zat adiktif), Selesaikan perselisihan dengan baik (jaga kerukunan antarteman),
Dan patuhi tata tertib sekolah (tidak boleh membawa kendaraan ke sekolah, apalagi memodifikasi knalpot berisik).

Apabila ada gangguan keamanan di lingkungan sekolah maupun sekitar tempat tinggal, Agus menghimbau agar segera laporkan kepada Bhabinkamtibmas.

"Atau hubungi segera layanan Call Center Polri di nomor 110," tegasnya. (@mirsaripudin)

Kepala Puskesmas Ciawi, Dengan CKG Mari Cek Kesehatan Secara Rutin

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS — Pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan penanganan stunting di wilayah kerja Puskesmas Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya, akan disesuaikan jam pelaksanaannya.

Demikian disampaikan Kepala Puskesmas Ciawi, oleh H. Hani Hariri, S.Kep., Ns., MM, saat ditemui Pangandaran News di ruang kerjanya. (02/11/2026)

Awalnya, terang Hani, direncanakan pada pagi hari namun setelah mendengar aspirasi masyarakat kegiatan ini pun sepakat dilaksanakan sore hari agar lebih banyak warga dapat mengikuti.

Karena masyarakat menginginkan sore hari sementara tenaga pemeriksa biasanya bertugas pagi, maka, imbuh Hani, tentu harus ada penjadwalan yang disepakati bersama.

"Yang penting kita atur agar semua warga bisa terlayani," tegas Hani.

Menurutnya, program CKG sendiri mencakup pemeriksaan yang meliputi pengukuran tinggi badan, berat badan, tekanan darah, serta pemeriksaan gula darah yang menjadi poin paling utama.

Hani Hariri
Pihaknya juga menghimbau, masyarakat untuk memanfaatkan program ini secara rutin. Masyarakat dapat datang langsung ke Puskesmas Ciawi, atau tim juga akan melakukan sistem jemput bola agar layanan dapat menjangkau seluruh warga.

Ia menambahkan, masyarakat harus bisa memanfaatkan program CKG Puskesmas Ciawi untuk menjaga kesehatan.

"Mari cek kesehatan secara rutin karena program ini agar masyarakat sehat,  ayo cek kesehatan Anda," ujarnya.

Ia juga berharap melalui kegiatan ini masyarakat dapat mendeteksi secara dini penyakit tidak menular seperti hipertensi, tekanan darah tinggi, dan diabetes. Program CKG merupakan program prioritas pemerintah yang bertujuan mendeteksi faktor risiko kesehatan sejak dini, sebelum berkembang menjadi penyakit yang lebih serius.

"Harapannya, masyarakat bisa mendeteksi lebih dini risiko penyakit tidak menular sehingga penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan kualitas kesehatan masyarakat semakin baik," pungkasnya. (@nwarwaluyo)

Gotong-Royong Bersama Masyarakat, Jadi Kunci Semangat Satgas TMMD ke-130 Kodim 0625/Pangandaran

PANGANDARANNEWS.COM - Dengan kondisi medan yang cukup menantang, sejumlah anggota Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0625/Pangandaran bersama warga bergotongroyong mengangkut material bangunan untuk pembangunan pondasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) milik Ibu Oyoh warga Dusun Pasiragas RT 04 RW 05, Desa Mekarwangi, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, Senin (02/11/2026).

Para prajurit TNI dan masyarakat sekitar ini terus bekerja bersama membawa material menuju lokasi pembangunan, kondisi medan yang tidak mudah ini juga tidak menyurutkan semangat mereka untuk mendukung kelancaran pengerjaan pondasi rumah tersebut.

Menurut Komandan Satgas TMMD ke-130 Kodim 0625/Pangandaran, Letkol Inf Eko Novandy Saputro, S.I.P, kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan dari sasaran fisik program TMMD ke-130 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan Kodim 0625/Pangandaran.

"Program ini bertujuan untuk membantu masyarakat agar mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak, aman, dan nyaman," ungkap Eko.

Ia mengatakan, gotong royong tentu menjadi salah satu kekuatan utama dalam pelaksanaan program TMMD.

Dan melalui keterlibatan langsung antara TNI dan masyarakat, kata Eko, semua berbagi tugas dan pekerjaan sesuai proporsi masing-masing.

"Semoga pembangunan milik warga ini dapat berjalan lancar sekaligus memberikan manfaat nyata," imbuhnya.

Selain untuk mempercepat proses pembangunan saat mengangkut material tersebut, menurutnya, hal ini juga mencerminkan kuatnya kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dan kebersamaan yang terbangun di lapangan, tentu menjadi bukti bahwa pembangunan desa membutuhkan kerja sama dan kepedulian semua pihak.

Ia menyebut, melalui program TMMD ke-130, Kodim 0625/Pangandaran terus berupaya membantu mengatasi kesulitan masyarakat serta mendorong pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa.

"Dan pembangunan rumah milik Ibu Oyoh ini diharapkan menjadi langkah awal untuk mewujudkan hunian yang lebih layak sekaligus meningkatkan kualitas hidup, khususnya bagi penerima manfaat," ucapnya. ***

Gotong Royong Warga Nagrog Tanggulangi Longsor, Jalan di Tanjakan Parigi Kembali Bisa Dilalui

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS —  Dalam waktu tiga hari, warga secara swadaya bergotong royong membersihkan material longsor yang menutup akses jalan di Tanjakan Parigi, Dusun Ciranca, Desa Nagrog, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya.

Longsor tersebut terjadi pada malam Jumat kemarin, saat itu pun puluhan warga bahu-membahu mengangkat batu, tanah, dan batang kayu yang menumpuk di badan jalan.

Dengan tanpa menunggu bantuan dari mana pun, warga bekerja bersama-sama dari pagi hingga sore demi membuka kembali akses penghubung tersebut. Sehingga pada Minggu pagi (1/11), jalan yang sempat terputus itu akhirnya berhasil dibersihkan dan kembali bisa dilalui kendaraan maupun pejalan kaki.

Menurut salah satu warga Dusun Ciranca, Encep, ia merasa bersyukur karena saat ini jalan tersebut sudah kembali bisa dilalui.

"Alhamdulillah sekarang sudah bisa dilalui," ungkapnya. (01/11/2026)

Walau jalan sudah bisa dilewati, Encep menghimbau agar masyarakat berhati-hati karena saat musim hujan jalan di Tanjakan Parigi ini licin.

Encep mengatakan, gerakan otongroyong ini membuktikan bahwa kekuatan kebersamaan warga tetap menjadi modal utama dalam menghadapi kesulitan.

Kekompakan masyarakat Desa Nagrog, sebut Encep, sungguh luar biasa. Dan dengan bukti nyata gotong royong ini membuat beban berat terasa ringan.

"Semoga jalan yang telah dibuka ini senantiasa aman dan lancar digunakan oleh warga," ucapnya. (@nwarwaluyo)

 

Sejumlah Warga Desa Sukamaju Ikuti Pelatihan Pengembangan SPBU‑PGPR Berbasis Akar Bambu

PANGANDARANNEWS.COM/CIAMISNEWS — Untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan kemandirian ekonomi pertanian Pemdes Sukamaju Kecamatan Cihaurbeuti Kabupaten Ciamis menggelar pelatihan Pengembangan Sentra Produksi Benih Unggul dan Pupuk Hayati (SPBU‑PGPR) berbasis akar bambu, bertempat di aula desa Sukamaju, kamis (29/10/2026).

Kegiatan ini menghadirkan Guru Besar dari Fakultas Pertanian IPB, Prof. Dr. Ir. Widodo, M.S., serta dihadiri oleh Camat Cihaurbeuti, Kepala Desa Sukamaju beserta perangkat desa, Babinkamtibmas, Babinsa, BPD, para Kepala Dusun, kelompok tani, dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Sukamaju, Dede Engkuh,  menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada tim dari IPB yang telah hadir di desanya.

"Masyarakat kami sangat membutuhkan bimbingan dan teori bertani yang benar," ucap Dede.

Sementara Guru Besar Fakultas Pertanian IPB, Prof. Dr. Ir. Widodo, M.S, mengatakan, kunjungan ke Desa Sukamaju ini bukan yang pertama kalinya melainkan untuk penguatan dari program yang telah berjalan.

"Tujuannya untuk menyempurnakan pembuatan pupuk hayati PGPR agar memiliki standar kualitas yang terjamin," jelasnya.

Widodo mengaku, kehadirannya ini merupakan penguatan dari program sebelumnya.

Ia menyebut, pihaknya berencana akan membuat prototipe yang standar agar dipahami bersama cara pembuatannya.

Jadi dengan sistem SPBU, terang Widodo, nantinya kualitas pupuk menjadi terjamin. Dan jika dibuat sendiri‑sendiri, tentu hasilnya akan berbeda‑beda.

Widodo juga mengatakan, kendala biaya menjadi salah satu alasan pentingnya adanya sentra produksi bersama. Sehingga pihaknya berharap, masyarakat Desa Sukamaju dapat sukses menerapkan ilmu yang telah dipelajari.

Menurutnya, hanya beberapa orang saja yang saat ini siap memproduksi dan mereka akan menyediakan untuk yang lainnya.

"Semoga masyarakat Desa Sukamaju sukses dalam bertani dan benar‑benar memahami apa yang telah kita pelajari dan diskusikan hari ini," harapnya.

Masih di tempat yang sama, Camat Cihaurbeuti, Hj. Enok Kursilah, S.Sos., M.Si, turut menyampaikan apresiasi kepada tim IPB yang telah membantu masyarakat Cihaurbeuti memperoleh pengetahuan pertanian yang tepat.

Dan ia juga mengimbau, agar warga bisa mendapat memanfaatkan dari pelatihan ini sebaik mungkin.

"Manfaatkan pelatihan ini dengan sungguh‑sungguh, karena ini sebuah kesempatan yang luar biasa serta tidak semua desa mendapatkan program seperti ini," ucapnya. (@nwarwaluyo)

Di Usianya Yang Ke 7, AWP Pangandaran Tegaskan Komitmen Jaga Independensi Pers

PANGANDARANNEWS.COM -  Aliansi Wartawan Pasundan (AWP) DPD Kabupaten Pangandaran, hari ini memperingati hari jadi ke-7 dengan memperkuat komitmen terhadap profesionalisme jurnalistik dan independensi pers. Peringatan digelar di Sekretariat AWP, Desa Tunggilis, Kecamatan Kalipucang, Rabu (28/10/2026).

Kegiatan yang bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda itu, diisi dengan syukuran dan aksi berbagi kepada masyarakat.

Di depan anggotanya, Ketua DPD AWP Pangandaran, N. Nurhadi, mengatakan, tujuh tahun perjalanan organisasi menjadi bukti konsistensi anggota dalam membangun wadah wartawan yang menjunjung tinggi integritas profesi.

Menurutnya, bertambahnya usia harus diiringi peningkatan kualitas SDM dan kemampuan beradaptasi dengan perubahan teknologi.

"Tepat hari ini tanggal 28 Oktober 2026 bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, ucap Nurhadi, DPD AWP Pangandaran, menginjak usia tujuh tahun.

"Angka tujuh bukan sekadar penanda waktu, melainkan simbol perjalanan, kedewasaan, dan tekad konsisten menjaga marwah jurnalisme di Tanah Pasundan," ungkap Nurhadi.

Ia juga menegaskan, sejak awal dibentuk, AWP merupakan ruang kebersamaan wartawan untuk meningkatkan kompetensi, memperjuangkan kesejahteraan, dan menjaga kehormatan profesi.

Dan di tengah disrupsi informasi digital, imbuhnya, wartawan dituntut tidak hanya cepat tetapi juga cermat, akurat, dan edukatif dengan tetap berpegang pada Kode Etik Jurnalistik.

"Kita dituntut bukan hanya cepat menyajikan berita, melainkan akurat, edukatif, dan tetap menjunjung Kode Etik Jurnalistik," teganya.

Nurhadi menyebut, memasuki usia ke-7 ini AWP Pangandaran bertekad semakin solid dan memberikan dampak nyata yang lebih luas, termasuk di bidang sosial, pendidikan, dan pemberdayaan generasi muda.

Ia menekankan pentingnya membangun kemitraan yang profesional dengan pemerintah daerah, TNI-Polri, dunia usaha, dan ormas, tanpa mengorbankan independensi pers.

Sementara itu, Perwakilan Koramil Kalipucang, Letda Inf. Tino Hindarto yang hadir dalam kegiatan tersebut mengaku, mengapresiasi peran AWP.

Ia menilai, pers berkontribusi penting dalam menyampaikan aspirasi masyarakat dan membangun komunikasi antara aparat, pemerintah, dan warga melalui pemberitaan yang informatif dan kondusif. (isis K)

Perkuat Listrik Kawasan Wisata, PLN Pangandaran Tarik Kabel Bawah Tanah Sepanjang 3 Kilometer

PANGANDARANNEWS.COM - Untuk memperkuat keandalan pasokan listrik sekaligus mempercantik kawasan wisata, PT PLN (Persero) ULP Pangandaran mulai mengerjakan proyek penarikan kabel bawah tanah sepanjang 3 kilometer dari gardu di belakang Rumah Makan Akustik hingga Hotel Aquarium Indonesia.

Pekerjaan diawali dengan apel gelar pasukan dan peralatan, sebanyak 30 personel dikerahkan dengan target pengerjaan rampung dalam 20 hingga 25 hari kerja, tergantung kondisi cuaca dan situasi di lapangan.

Kepada sejumlah awak media, Manager PLN ULP Pangandaran, Diki Gunawan, mengatakan, pembangunan jaringan bawah tanah ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan keandalan listrik khususnya bagi sektor perhotelan yang menjadi penggerak utama ekonomi daerah.

Pertama, jelas Diki, untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik. Kedua untuk estetika, yang fiharapkan kabel tanah ini bisa memperkuat pasokan, khususnya di sisi perhotelan.

"Jika terjadi gangguan, kita bisa memotong atau mengalihkan ke sumber pasokan lain," ujar Diki. (28/10/2026).

Diki mengatakan, kebutuhan infrastruktur kelistrikan yang andal semakin penting seiring pesatnya perkembangan pariwisata Pangandaran. Dan pasokan listrik yang stabil menjadi faktor vital bagi operasional hotel, usaha pariwisata serta kenyamanan wisatawan dan masyarakat.

"Melalui proyek ini, PLN berharap sistem distribusi listrik di kawasan wisata semakin andal dan mampu menopang pertumbuhan pariwisata secara berkelanjutan," imbuhnya.

Diki juga meminta dukungan kepada masyarakat agar selama proses pengerjaan berlangsung agar pekerjaan berjalan lancar, aman, dan selesai sesuai target.

"Mohon kerja sama dari seluruh masyarakat, karena pekerjaan ini dilakukan sebagai bentuk peningkatan keandalan pasokan listrik untuk meningkatkan pelayanan kami," ucapnya.

Dalam apel tersebut, Diki yang didampingi Supervisor Teknik PLN ULP Pangandaran, Imam, dan Supervisor K3L, Hanif, juga menyampaikan, pengan proyek inil PLN ULP Pangandaran menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan demi kenyamanan masyarakat dan kemajuan pariwisata Kabupaten Pangandaran. (isis k)

Peringati Hari Sumpah Pemuda, Ketua APDESI DPK Sukaraja Tekankan Peran Strategis Pemuda Dalam Membangun Desa

penulis, @mirsaripudim

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS — Saat memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 pada 28 Oktober 2026, Ketua APDESI DPK Kecamatan Sukaraja, Eep Lewibudah, menyampaikan pesan penting mengenai peran kaum pemuda dalam pembangunan desa.

Eep menegaskan, semangat Sumpah Pemuda harus diterjemahkan ke dalam langkah nyata terutama oleh generasi muda di tingkat desa.

"Peran pemuda sangat penting dan strategis dalam membangun desa, karena pemuda merupakan kekuatan utama yang membawa energi baru, gagasan segar, dan semangat kerja keras demi kemajuan desa kita," ucap Eep. (28/10/2026)

Eep juga mengajak seluruh pemuda di wilayah Kecamatan Sukaraja untuk tidak hanya menjadi penonton dalam pembangunan, melainkan turut berpartisipasi aktif dalam setiap kegiatan kemasyarakatan. Dan semangat persatuan yang diikrarkan dalam Sumpah Pemuda harus menjadi pondasi kebersamaan warga dalam mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan sejahtera.

"Mari satukan langkah, kobarkan semangat patriotik dan berkaryalah terbaik untuk kejayaan desa dan bangsa Indonesia makmur," tegasnya.

"Kami berharap pada momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda ini mampu untuk memperkuat sinergitas antara pemerintah desa, pemuda, dan seluruh elemen masyarakat dalam membangun daerah tercinta," ucapnya.

 

Pemdes Hegarwangi Peringati Hari Sumpah, Pemuda Bersatu, Bangkit, dan Tumbuh untuk Indonesia Maju

penulis, @nwarwayo

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS — Pemerintah Desa Hegarwangi, Kecamatan Bantarkalong, Kabupaten Tasikmalaya, turut memperingati Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada 28 Oktober 2026. Dengan tema "Bersatu, Bangkit, dan Tumbuh untuk Indonesia Maju,"

Peringatan ini, tentu menjadi momentum penting untuk memperkuat persatuan dan semangat kebersamaan di tengah masyarakat desa.

Demikian disampaikan Kepala Desa Hegarwangi M. Taufan Firmansyah, S.E, yang juga menjabat sebagai Ketua DPK APDESI Kecamatan Bantarkalong, saat ditemui Pangandaran News di ruang kerjanya. (28/10/2026)

Kabupaten Tasikmalaya, M. Taufan Firmansyah, S.E. — atau yang akrab disapa Pan Pan — menyampaikan pesan penting dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda kali ini. Semangat persatuan yang diikrarkan para pemuda pada tahun 1928 harus terus dijaga dan diwujudkan dalam pembangunan desa.

Taufan mengatakan, Sumpah Pemuda bukan sekadar kenangan sejarah melainkan panggilan untuk semua pemuda, masyarakat, dan pemerintah desa untuk bersatu membangun Hegarwangi yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera.

Ia juga menegaskan, peran pemuda sangat penting untuk membangun desa yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing dalam bidang ekonomi.

Generasi muda, kata Taufan, merupakan aset terbesar yang membawa energi baru serta gagasan segar bagi kemajuan desa.

"Oleh karena itu, saya mengajak seluruh elemen masyarakat khususnya generasi muda untuk terus berperan aktif dalam setiap kegiatan pembangunan di desa," katanya. (28/10/2026).

Taufan menambahkan, semangat Sumpah Pemuda, Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Bahasa, harus selalu bergema pada jiwa dan semangat pemuda.

"Semoga semangat kebersamaan senantiasa terjaga di Desa Hegarwangi dan di seluruh pelosok negeri," tegasnya.

 

Peringati Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2026, Ketua FK3G Tasikmalaya Serukan Persatuan Bangsa Dan Cerdaskan Generasi Muda

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS — Seluruh elemen masyarakat, lembaga pendidikan, dan organisasi di Kabupaten Tasikmalaya, hari memperingati Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada tanggal 28 Oktober.

Momentum bersejarah ini menjadi pengingat bagi seluruh bangsa Indonesia akan pentingnya persatuan dalam keberagaman, dan Forum Komunikasi Kelompok Kerja Guru (FK3G) Kabupaten Tasikmalaya turut memperingati momen ini.

Seperti disampaikan selaku Ketua FK3G Kabupaten Tasikmalaya, Cevi Setia, S.Pd,  Sumpah Pemuda telah menyatukan bangsa, mencerdaskan generasi, dan menyalakan masa depan Indonesia.

Ia menegaskan, semangat persatuan yang diikrarkan para pemuda pada tahun 1928 harus terus dijaga dan diwujudkan melalui dunia pendidikan. Dan guru, tentu memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga mencintai persatuan dan kesatuan bangsa.

"Peringatan Sumpah Pemuda bukan sekadar mengenang peristiwa sejarah, melainkan menguatkan kembali tekad satu nusa, satu bangsa, dan satu Bahasa Indonesia," ungkap Cevi. (28/10/2026)

Ia menyebut, semangat ini kini harus diteruskan melalui pengabdian di masing-masing bidang. Terutama dalam membangun generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan cinta tanah air.

Semangat Sumpah Pemuda, menurutnya, bukan hanya kenangan masa lalu, melainkan panggilan untuk terus bersatu, berkolaborasi, dan berkontribusi nyata memajukan pendidikan di Kabupaten Tasikmalaya demi masa depan Indonesia yang lebih baik.

"Mari jaga persatuan, tingkatkan kualitas pendidikan, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa dan negara tercinta," ajaknya. (@nwarwaluyo)

 

Jadikan Desa Bebas Sampah, Selasari Pasang CCTV Awasi Pembuang Sampah Sembarangan

PANGANDARANNEWS.COM — Upaya menjaga keindahan alam saja tidak cukup untuk menjadikan desa wisata sebagai destinasi unggulan, kebersihan lingkungan dan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah menjadi kunci penting agar pariwisata tumbuh berkelanjutan. Atas dasar itu Pemerintah Desa Selasari, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran memperkuat gerakan Desa Bebas Sampah melalui penerapan aturan tegas, pengawasan CCTV dan pemberdayaan masyarakat lewat Bank Sampah Saling Peduli.

Kepada Pangandaran News, Kepala Desa Selasari, Udin Tugaswara, A.Md., yang akrab disapa Ugas, menyqmpaikan, kebersihan lingkungan merupakan bagian penting dari komitmen menjadikan Selasari sebagai desa wisata yang bersih, hijau, sehat, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat. Komitmen ini ia sampaikan, seiring dengan penguatan penerapan kawasan bebas sampah di wilayah Desa Selasari.

Komitmennya jelas, kata Ugas, Desa Selasari sebagai ikon desa wisata harus benar-benar ramah lingkungan, bersih, hijau, dan menyejahterakan.

"Kebersihan adalah kunci utama kenyamanan wisatawan sekaligus kesehatan masyarakat,” tegasnya. (28/10/2026).

Untuk mendukung gerakan tersebut, tegasnya, Pemerintah Desa Selasari tidak hanya mengandalkan imbauan karena larangan membuang sampah sembarangan ini juga diperkuat dengan pemasangan kamera pengintai atau CCTV di sejumlah titik strategis.

Ia juga berharap, pengawasan ini dapat meningkatkan kedisiplinan masyarakat sekaligus mencegah perilaku yang berpotensi mencemari lingkungan. Pasalnya, persoalan sampah bukan hanya menyangkut estetika tetapi juga berkaitan dengan kesehatan masyarakat, kelestarian alam, dan citra destinasi wisata.

Ia mengaku, mendorong warganya untuk selalu menjadikan kebersihan sebagai budaya dalam kehidupan sehari-hari.

"Bukan sekadar kewajiban ketika ada kegiatan kerja bakti atau saat kawasan wisata ramai dikunjungi wisatawan," ungkapnya.

Selain melalui pengawasan, ternyata upaya menjaga kebersihan lingkungan di Desa Selasari juga diperkuat dengan keberadaan Bank Sampah. Hal ini mendorong warga, khususnya di Dusun Lestari dan sekitarnya untuk mengelola sampah rumah tangga secara lebih produktif.

Ugas mengatakan, melalui pemilahan dan pengelolaan yang tepat sampah yang masih memiliki nilai guna diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi sekaligus mengurangi potensi pencemaran lingkungan. Dan keberadaan bank sampah juga menjadi sarana untuk membangun pola pikir masyarakat bahwa sampah tidak selalu menjadi sesuatu yang harus dibuang, tetapi dapat dikelola menjadi sumber daya yang memiliki nilai.

"Dengan demikian, gerakan Desa Bebas Sampah tidak hanya berorientasi pada kebersihan tetapi juga mendorong partisipasi warga dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan," jelas Ugas.

Ia menyebut, Gerakan Desa Bebas Sampah menjadi bagian dari upaya Desa Selasari menjaga keseimbangan antara pengembangan pariwisata dan pelestarian lingkungan. Dan keberhasilan program ini akan sangat bergantung pada konsistensi pengawasan, penerapan aturan, pengelolaan sampah, serta kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan secara bersama-sama.

Pihaknya bersama Pokdarwis dan masyarakat berharap, dapat terus memperkuat kolaborasi agar kebersihan tidak hanya terjaga di kawasan wisata, tetapi juga menjadi karakter kehidupan masyarakat Selasari.

"Dengan komitmen tersebut, Desa Selasari berupaya mempertahankan daya tariknya sebagai desa wisata di Kabupaten Pangandaran yang tidak hanya menawarkan potensi alam tetapi juga lingkungan yang bersih, sehat, nyaman, dan berkelanjutan," imbuhnya.

Hal senada disampaikan Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Selasari, Aris Kusmawan. Menurutnya , pihaknya pun turut menjadi bagian penting dalam upaya membangun kesadaran menjaga kebersihan lingkungan di kawasan desa wisata.

Dan keterlibatan Pokdarwis, ungkap Aris, dinilai penting karena pengembangan destinasi wisata tidak bisa dilepaskan dari peran masyarakat, pengelola objek wisata, pelaku usaha, serta para pengunjung. Sinergi berbagai pihak dibutuhkan agar gerakan Desa Bebas Sampah dapat berjalan secara konsisten dan memberikan dampak nyata bagi lingkungan maupun keberlangsungan aktivitas pariwisata. (@nton AS)

Fredy and Partner Kembali Menang, PTTUN Jakarta Kuatkan Putusan Sengketa RSUD Pangandaran

Fredi 
PANGANDARANNEWS.COM – Kantor Hukum Fredy And Partners, kembali mencatat hasil positif dalam penanganan perkara hukum di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Jakarta, dan ini menguatkan putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung dalam perkara sengketa keputusan hukuman disiplin aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan RSUD Kabupaten Pangandaran.

Putusan tersebut tertuang dalam Putusan PTTUN Jakarta Nomor 204/B/2026/PT.TUN.JKT, yang diputus pada 15 Oktober 2026 dan diucapkan pada 20 Oktober 2026 melalui persidangan elektronik.

Dalam perkara ini, Fredy Kristianto, S.H., Advokat Kantor Hukum Fredy And Partners, bertindak sebagai kuasa hukum Direktur RSUD Kabupaten Pangandaran selaku Terbanding.

Dalam amar putusannya, Majelis Hakim PTTUN Jakarta menyatakan bahwa pihaknya menerima permohonan banding secara formal dan menguatkan Putusan PTUN Bandung Nomor 49/G/2026/PTUN.BDG tanggal 22 Juli 2026.

Seperti diketahui, sebelumnya PTUN Bandung menerima eksepsi Tergugat mengenai kedudukan hukum (legal standing) Penggugat dan menyatakan gugatan tidak diterima.

Dengan dikuatkannya putusan tersebut, upaya banding yang diajukan Pembanding tidak mengubah hasil putusan pengadilan tingkat pertama.

Kepada Pangandaran News, Fredy, menyampaikan, dalam pertimbangan hukumnya Majelis Hakim menilai bahwa objek sengketa berupa Keputusan Direktur RSUD Kabupaten Pangandaran Nomor 193.a Tahun 2025 tanggal 7 Oktober 2025,  terkait penjatuhan hukuman disiplin

Ia menjelaskan, Majelis Hakim berpendapat bahwa keputusan tersebut tidak ditujukan kepada Penggugat/Pembanding dan tidak menimbulkan akibat hukum secara langsung terhadap kedudukan, hak, maupun kewajibannya. Dan hakim juga mempertimbangkan, kedudukan sebagai penggugat  dugaan pelanggaran disiplin tidak serta-merta memberikan hak untuk menentukan bentuk maupun berat-ringannya hukuman disiplin yang dijatuhkan kepada ASN yang dilaporkan.

Atas dasar pertimbangan tersebut, menurutnya, Majelis Hakim menyatakan bahwa Pembanding tidak memiliki kedudukan hukum (legal standing) untuk mengajukan gugatan terhadap objek sengketa tersebut.

"Dalam proses pemeriksaan banding, pihak Direktur RSUD Kabupaten Pangandaran melalui kami, mengajukan kontra memori banding pada 15 Agustus 2026," terangnya. (27/10/2026)

Kontra memori tersebut, terang Fredi, pada pokoknya memohon agar permohonan banding ditolak dan putusan PTUN Bandung dikuatkan dengan menitikberatkan pada persoalan kedudukan hukum Pembanding. Dan dalam pertimbangannya, PTTUN Jakarta menyatakan bahwa alasan-alasan keberatan dalam memori banding tidak melemahkan pertimbangan hukum pengadilan tingkat pertama.

"Hasil ini mempertahankan putusan sebelumnya yang menyatakan gugatan tidak dapat diterima karena persoalan legal standing," terangnya lagi.

Ia juga mengatakan, perkara ini menjadi pengingat bahwa dalam sengketa Tata Usaha Negara persoalan kedudukan hukum merupakan aspek mendasar yang perlu diperhatikan dalam mengajukan gugatan.

"Penggugat harus dapat menunjukkan adanya kepentingan hukum yang bersifat pribadi serta hubungan langsung antara keputusan administrasi yang disengketakan dan kerugian yang didalilkan," ucapnya.

Fredy mengaku, putusan ini menjadi catatan positif dalam pendampingan hukum terhadap klien khususnya dalam perkara sengketa administrasi pemerintahan dan kepegawaian.

"Dengan dikuatkannya putusan PTUN Bandung oleh PTTUN Jakarta, posisi hukum Direktur RSUD Kabupaten Pangandaran dalam perkara ini tetap sebagaimana ditetapkan dalam putusan pengadilan tingkat pertama," terangnya. (@nton AS)

Realisasi PAD Kabupaten Pangandaran Target Tahun Ini Capai 80,38 Persen, Berikut Rinciannya

Evan AH Nasution
PANGANDARANNEWS.COM — Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pangandaran, saat ini telah menembus Rp167,4 miliar hingga 26 Oktober 2026. Walau dengan target pendapatan sebesar Rp208,74 miliar tahun ini, pemerintah daerah masih harus mengejar sisa sekitar Rp41,32 miliar agar target PAD 2026 dapat tercapai.

Demikian disampaikan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pangandaran, Sarlan, S.IP, melalui Kepala Bidang Perencanaan Pengembangan Bapenda Pangandaran, Evan AH Nasution, S.STP.

Berdasarkan laporan rekapitulasi target dan realisasi pajak serta retribusi daerah yang dirilis Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Pangandaran, terang Evan, realisasi PAD tercatat sebesar Rp167.419 milyar atau 80,38 persen dari target Rp208.740 milyar.

Ia menjelaskan, capaian ini menunjukkan bahwa penerimaan daerah telah melampaui 80 persen menjelang berakhirnya tahun anggaran 2026. Namun meski demikian, optimalisasi pendapatan dari sektor pajak dan retribusi masih menjadi bagian penting untuk mengejar target yang telah ditetapkan.

"Dari sektor pajak daerah Bapenda Pangandaran mencatat target sebesar Rp134.966 milyar dengan realisasi Rp104.255.656 milyar, atau sekitar 77,25 persen," terangnya. (21/10/2026)

Evan menyebut, salah satu penyumbang utama penerimaan pajak berasal dari Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT), yang mencakup sektor makanan dan minuman, tenaga listrik, jasa perhotelan, parkir, serta kesenian dan hiburan.

"Secara keseluruhan, PBJT memiliki target Rp72,2 miliar dengan realisasi mencapai Rp54.465.002.913 atau 75,44 persen," jelasnya lagi.

Dan dari sejumlah komponen tersebut, ucap Evan, pajak jasa perhotelan mencatat realisasi Rp24,20 miliar atau 84,92 persen, dari target Rp28,5 miliar.

Ia menambahkan, capaian ini menjadi salah satu komponen penting penerimaan daerah sejalan dengan aktivitas usaha perhotelan di Kabupaten Pangandaran yang dikenal sebagai kawasan pariwisata.

'Sementara dari sektor PBJT makanan dan minuman, terealisasi Rp10.643.790 milyar atau 77,13 persen dari target Rp13,8 miliar," ucapnya.

Lebih jauh Evan menjelaskan, dari PBJT tenaga listrik mencapai Rp18.132.268.118 atau 66,66 persen dari target Rp27,2 miliar. Untuk sektor jasa parkir, realisasi tercatat Rp144.488.125 atau 72,24 persen dari target Rp200 juta. Sedangkan pajak jasa kesenian dan hiburan baru mencapai Rp1.343.481.587 atau 53,74 persen dari target Rp2,5 miliar. Sektor Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), realisasi penerimaan mencapai Rp19.359.231.023 atau 86,04 persen dari target Rp22,5 miliar. Penerimaan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) mencapai Rp12.293.837.684 atau 72,81 persen dari target Rp16,885 miliar. Pajak reklame tercatat terealisasi Rp1.100.788.666 atau 70,52 persen dari target Rp1,7 miliar. Pajak air tanah mencapai Rp197.622.556 atau 79,05 persen dari target Rp250 juta. Pajak mineral bukan logam dan batuan terealisasi Rp26.170.284 atau 74,77 persen dari target Rp35 juta. Pajak sarang burung walet, mencatat realisasi Rp3.881.000 atau 58,69 persen dari target Rp5,25 juta. Penerimaan opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), mencapai Rp11.579.659.188 atau 73,03 persen dari target Rp15.858.061.828. Opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), bahkan telah mencapai Rp6.833.571.004 atau 85,40 persen dari target Rp7.991.644.370.

Selain pajak, sektor retribusi daerah turut memberikan kontribusi besar terhadap PAD Kabupaten Pangandaran.

Dari target Rp73.774.650.000, realisasi retribusi daerah telah mencapai Rp63.010.031.960 atau 85,41 persen. Kelompok retribusi jasa umum, realisasi tercatat Rp1.782.500.900 atau 56,18 persen dari target Rp3.173.000.000.

"Sementara retribusi jasa usaha menjadi penyumbang terbesar dalam kelompok retribusi, dengan realisasi Rp59.920.556.871 atau 86,01 persen dari target Rp69.676.250.000," imbuhnya.

Pendapatan ini, menurut Evan, mencakup sejumlah layanan dan pemanfaatan aset daerah, termasuk tempat pelelangan, tempat khusus parkir, tempat rekreasi dan olahraga, serta penyediaan tempat kegiatan usaha.

Capaian tersebut memperlihatkan besarnya peran sektor jasa usaha dalam menopang penerimaan daerah, termasuk dari pemanfaatan fasilitas dan objek wisata yang dikelola pemerintah daerah.

Sementara di sisi lain, retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) mencatat capaian di atas target. Dari target Rp925 juta, realisasinya mencapai Rp1.306.515.489 atau 141,24 persen.

Dengan demikian, imbuhnya, penerimaan retribusi PBG telah melampaui target yang ditetapkan dalam tahun anggaran 2026.

Pada pos lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang sah, laporan juga mencatat penerimaan dari pendapatan denda pajak sebesar Rp153.174.729.

Secara keseluruhan, realisasi PAD Kabupaten Pangandaran sebesar Rp167,41 miliar menyisakan selisih sekitar Rp41,32 miliar dari target tahunan.

"Dengan waktu yang tersisa hingga akhir Desember 2026, capaian tersebut menjadi gambaran penting bagi pemerintah daerah dalam mengoptimalkan penerimaan pajak dan retribusi," ujarnya.

Evan juga mengatakan bahwa peningkatan kepatuhan wajib pajak, optimalisasi pengelolaan aset daerah, serta pengawasan terhadap potensi penerimaan dari sektor usaha dan pariwisata menjadi sejumlah aspek yang relevan dalam upaya mengejar target PAD.

"Meski realisasi telah mencapai 80,38 persen, pencapaian target akhir tahun tetap bergantung pada perkembangan penerimaan pada sisa periode anggaran," pungkasnya. (@nton AS)

 

wisata alam CITUMANG BODY RAFTING PANGANDARAN

wisata alam CITUMANG BODY RAFTING PANGANDARAN