PANGANDARANNEWS.COM – Seperti diberitakan sebelumnya, tumpahan batu bara dari tongkang yang kandas sejak beberapa hari lalu di perairan Desa Cibenda, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, menarik perhatian warga setempat dan berbondong-bondong mendatangi pesisir pantai untuk mengumpulkan batu bara yang berserakan di sepanjang garis pantai tersebut.
Sejumlah warga dengan membawa kantong plastik hingga karung, datang ke lokasi untuk mengambil batu bara yang terbawa ombak ke daratan. Dan aktivitas tersebut tetap berlangsung, meskipun di sekitar lokasi kejadian dijaga aparat kepolisian dan personel TNI Angkatan Laut.
Namun untuk mencegah warga memasuki area tongkang yang masih menjadi objek pemeriksaan, Satuan Polisi Perairan (Satpolair) Kepolisian Resor (Polres) Pangandaran memasang garis polisi di sekitar lokasi.
Menurut salah seorang anggota Polairud, langkah ini dilakukan untuk menjaga keutuhan tempat kejadian perkara (TKP) yang masih dalam penyelidikan.
Salah seorang warga, Andi (31) mengaku, ia sengaja mengambil batu bara yang berserakan di pantai.
Selain untuk membersihkan pesisir dari potensi pencemaran, kata Andi, batu bara itu juga akan dimanfaatkan sebagai bahan bakar untuk memasak di rumah.
Sejak terjadi tumpahan batu bara di perairan tersebut, Andi menyebut, aktivitas melautnya terganggu.
Menurutnya, kondisi air laut berubah menjadi keruh dan berbau sehingga menyulitkan nelayan mencari ikan.
”Air laut di sekitar lokasi tumpahan kapal tongkang jadi hitam dan sedikit berbau,” ujarnya.(19/06/2026).
Sementara Kepala Satuan Polairud Polres Pangandaran Ajun Komisaris M Anang Tri Sodikin mengatakan, pihaknya terus berupaya melakukan evakuasi dan berjaga di lokasi kejadian.
Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mengambil maupun memindahkan material yang berada di sekitar lokasi kejadian, selama penyelidikan berlangsung.
"Tim kami yang terdiri dari Dinas Lingkungan Hidup, kepolisian, dan TNI Angkatan Laut, masih mengumpulkan barang bukti guna kepentingan pemeriksaan," jelasnya. (hiek)


















