Usung Tema "Bersatu, Bergerak, Berkarya untuk Tasikmalaya Maju Dan Berprestasi", Igora Gelar Jambore 2026

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Bertempat di Pantai Indah Resort Hotel Pangandaran, Ikatan Guru Olahraga Nasional (IGORNAS) Kabupaten Tasikmalaya gelar Jambore, yang akan dilaksanakan selama dua hari  (17–18 Juli 2026)

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan Tasikmalaya, Wandi Herpiandi, S.Pd., M.Si, berkesempatan membaca sambutan Bupati Tasikmalaya, H. Cecep Nurul Yakin.

Sementara Ketua IGORNAS Kabupaten Tasikmalaya, H. Unang Arifi, S.Pd., turut memberikan keterangan pada sesi wawancara dengan awak media.

Dengan mengusung tema kegiatan, Bersatu, Bergerak, Berkarya, untuk Tasik Maju, Tasik Berprestasi, dan Jabar Istimewa, acara pun berlangsung meriah dan semarak.

Kehadiran ratusan guru olahraga yang tampak antusias dan kompak menunjukkan bahwa IGORNAS semakin tumbuh kuat sebagai wadah persatuan para pendidik olahraga, semangat kebersamaan ini diharapkan dapat diterjemahkan ke dalam karya nyata di lingkungan sekolah masing-masing.

Saat diwawancara, Ketua IGORNAS Kabupaten Tasikmalaya, H. Unang Arifi, S.Pd, menyampaikan, jambore ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus pertemuan akbar keluarga besar IGORNAS Kabupaten Tasikmalaya.

Para peserta yang berkumpul ini, kata Unang, bertujuan untuk menyamakan visi, mempererat persaudaraan, serta menyusun langkah bersama dalam memajukan pendidikan jasmani dan olahraga di sekolah-sekolah se-Kabupaten Tasikmalaya.

Mengusung semangat yang tertuang dalam tema, menurutnya, IGORNAS Kabupaten Tasikmalaya menegaskan tekad untuk terus bersatu, bergerak aktif dan berkarya nyata.

Melalui jambore ini Unang juga berharap, lahir berbagai gagasan baru, program kerja unggulan, serta semangat baru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran olahraga, membina bibit atlet, dan turut mewujudkan Kabupaten Tasikmalaya yang maju dan berprestasi.

"Dan ini sejalan dengan semangat Jabar Istimewa," ungkapnya. (17/07/2026)

Ia menambahkan, momentum penyegaran sekaligus bukti nyata kebersamaan IGORNAS Tasikmalaya yang terus bergerak maju bersama.

"Dan dengan persatuan serta kerja keras, cita-cita menjadikan Tasikmalaya yang maju dan berprestasi diyakini dapat terwujud sepenuhnya," tegasnya. (@nwarwaluyo)

 


 

Untuk Sempurnakan Struktur Dan Optimalkan Pelayanan, Pemdes Cijulang Lantik Sejumlah Perangkat Desa

PANGANDARANNEWS.COM/CIAMISNEWS – Bertempat di aula desa Pemdes Cijulang Kecamatan Cihaurbeuti Kabupaten Ciamis, siang tadi melaksanakan pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan perangkat desa. (17/07/2026).

Acara pelantikan ini dihadiri langsung oleh Kepala Desa Cijulang, Camat Cihaurbeuti beserta jajaran Kasi, anggota Koramil, anggota Polsek Cihaurbeuti, Ketua beserta anggota BPD, Ketua APDESI, kader dan penggerak PKK, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta para tamu undangan lainnya.

Kepada sejumlah wartawan, Kepala Desa Cijulang, Endang Hidayat, S.T, menyampaikan, momen ini menjadi langkah penting sekaligus strategis dalam menyempurnakan struktur organisasi dan memperkuat kinerja pemerintahan desa demi pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

Endang mengatakan, pelantikan ini dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan sekaligus penataan mutasi perangkat desa. Antara lain, Kasi Pemerintahan dimutasi menjadi Sekretaris Desa, menggantikan Sekdes lama yang telah purna bakti, jabatan Kasi Pemerintahan yang kosong diisi oleh Kasi Tata Usaha dan Umum, sementara Kepala Wilayah (Kawil) Dusun dimutasi menjadi Kasi Tata Usaha dan Umum.

"Saat ini kekosongan tersisa hanya pada jabatan Kepala wilayah yang akan segera diisi guna menjamin kelancaran kinerja dan pelayanan masyarakat," jelas Endang.

Ia menyebut, ini menjadi momen penting sekaligus langkah strategis dalam menyempurnakan struktur dan memperkuat kinerja pemerintahan Desa Cijulang. Sehingga diharapkan para perangkat desa yang baru dilantik senantiasa setia kepada Pancasila dan UUD 1945 serta menjalankan tugas dengan jujur, adil, dan tidak memihak.

Endang juga mengatakan, pelantikan ini menegaskan bahwa perangkat desa kini telah sah mengemban amanah untuk mendampingi Kepala Desa dalam menyelenggarakan pemerintahan, membangun wilayah dan melayani kepentingan masyarakat luas.

 
Sementara itu, Camat Cihaurbeuti Hj. Enok Kursilah, S.Sos., M.Si, dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Desa Cijulang yang telah melaksanakan penataan perangkat dengan tertib dan baik.

Dengan adanya pengambilan sumpah dan pelantikan ini, kata Enok, diharapkan seluruh perangkat desa dapat bekerja lebih profesional, bersinergi secara maksimal, serta menjadikan prestasi yang telah diraih sebagai penyemangat untuk meraih pencapaian yang lebih gemilang di masa mendatang.

Ia juga menghimbauan kepada seluruh masyarakat Kecamatan Cihaurbeuti agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta waspada terhadap cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan.

"Masyarakat diharapkan senantiasa bersinergi dan menjaga komunikasi yang baik dengan lingkungan serta pemerintahan yang ada," katanya.
(@nwarwaluyo)

Pemda Pangandaran, Kasus Tiket Wisata Sudah Selesai

Syarif Hidayat 
PANGANDARANNEWS.COM - Masalah pemalsuan tiket wisata yang terjadi beberapa waktu lalu, dinggap sudah final. Pasalnya sejumlah tahapan pemeriksaan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Pangandaran lewat Inspektorat, sudah dilaksanakan seluruhnya.

Demikian disampaikan Sekretrais Inspektorat Kabupaten Pangandaran Syarif Hidayat, saat ditemui Pangandaran News di ruang kerjanya. (16/07/2026)

Ia menyebut, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan pada petugas yang diduga melakukan pelanggaran tersebut serta telah menyerahkan rekomendasi hasil pemeriksaan ini ke instansi terkait (Dinas Pariwisata).

"Begitu juga terkait kerugian keuangan negara, sudah dikembalikan ke kas daerah," jelasnya.

Disoal masalah jeratan hukum petugas yang diduga melakukan kesalahan, Syarif mengatakan, hal tersebut sudah menjadi domain Aparat Penegak Hukum (APH).

"Kami ini bukan eksekutor atau APH, kami hanya penyelesaian secara administratif saja," imbuhnya.

Ia menambahkan, dari sisi pelanggaran administratif yang dilakukan oknum petugas tersebut sudah selesai dilaksanakan. Baik kepada pelaku, mau pun terkait kerugian keuangan negara.

Syarif menjelaskan, dari hasil audit yang dilakukan oleh internal Inspektorat Kabupaten Pangandaran tersebut didapat angka kerugian dan harus dikembalikan ke khas daerah. Dari hasil audit yang dilakukan secara internal tersebut, dilakukan sebagai salah satu bentuk pengawasan.

Hasilnya, inspektorat mengeluarkan rekomendasi kepada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, untuk menindaklanjuti proses pengembalian uang ke kas daerah sebesar Rp 800 juta.

Kepolisian bukan meminta perhitungan kerugian negara, tapi, terang Syarif, melimpahkan kasus ke Inspektorat. Karena berdasarkan hasil penyelidikannya, kasus tersebut bersifat administratif bukan pidana.

Adapun pemberian Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) ke kepolisian, Syarif menyebut, karena permohonan dalam rangka tukar informasi.

"Sudah diberikan, sebagai bentuk pertukaran informasi," ujarnya.

Sementara saat dihubungi lewat telepon selulernya, dosen Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Galuh, Asep Nurdin RA. S.IP., M.Si,  menilai, penyelesaian secara administratif saja belum cukup untuk memulihkan kepercayaan publik terhadap tata kelola destinasi wisata.

Kasus pemalsuan tiket ini, menurutnya, sebetulnya bukan sekadar pelanggaran administratif. Ini menyangkut integritas layanan publik dan citra pariwisata Pangandaran, dan tidak boleh hanya berhenti di pengembalian kerugian negara.

"Tanpa ada efek jera berupa sanksi hukum, maka dikhawatirkan potensi pengulangan masih besar," ujarnya.

Asep mengatakan, Pemda perlu memperkuat 3 hal. Diantaranya, sistem digitalisasi tiket yang terintegrasi dan tidak bisa dimanipulasi, pengawasan internal yang berkala oleh Inspektorat, serta literasi bagi petugas dan wisatawan terkait mekanisme pembelian tiket resmi.

Kepercayaan wisatawan, tegas Asep, adalah modal utama pariwisata.

"Satu kasus kecil bisa berdampak besar terhadap kunjungan, jadi transparansi proses hukum dan perbaikan sistem harus dikomunikasikan secara terbuka ke publik," imbuhnya. (hiek)

Sejumlah Lahan Sawah di Kabupaten Pangandaran, Saat ini Alami Kekeringan

Yadi Gunawan
PANGANDARANNEWS.COM - Sejumlah lahan sawah di beberapa kecamatan di Kabupaten Pangandaran, terancam mengalami gagal panen karena alami kekeringan.

Namun secara valid, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pangandaran Yadi Gunawan, mengaku belum menerima laporan gagal panen di Kabupaten Pangandaran. Akan tetapi, sejumlah area pesawahan milik petani sudah kekurangan pasokan air, sehingga sawah tersebut mengalami retak-retak.

Ia menjelaskan, pasokan air dari Bendungan Manganti (Citanduy) yang biasa digunakan untuk mengairi sawah, saat ini sudah semakin menyusut. Debit airnya semakin menurun, biasanya debit airnya 5 kubik per detik dan itu juga digilir antara Jawa Tengah dan Jawa Barat.

Saat ini, kata Yadi, ada 50 persen pesawahan yang memakai sisten irigasi. Dari total luas lahan, ada sekitar 18 ribu hektar dan rata-rata berada di wilayah utara Pangandaran seperti Padaherang, Mangunjaya dan Kalipucang.

"Sementara sebagian lagi merupakan sawah tada hujan, terutama di wilayah bagian selatan Pangandaran,"terangnya.(16/07/2026)

Walaupun kondisi sawah sudah kering dan retak-retak, namun Yadi menyebut, pihaknya belum menerima ada yang gagal panen.

Yadi juga mengatakan bahwa luas sawah yang kekeringan seluas 52 hektare, Padaherang 29 hektare dan Mangunjaya 10 hektrae.

Dan saat ini Yadi mengaku, pihaknya sudah memberikan bantuan berupa pompa air untuk mengairi pesawahan yang kini mulai mengering.

Namun Yadi mengatakan, jika terjadi gagal panen dalam musim kemarau panjang saat ini, tidak akan berpengaruh pada tingkat konsumen walaupun petani tetap akan merugian.

"Karena dalam dua tahun terakhir ini Kabupaten Pangandaran surplus beras," pungkasnya.(hiek)

Pastikan Pembangunan Tepat Sasaran, Pemdes Cijeungjing Laksanakan Musrenbangdes

PANGANDARANNEWS.COM/CIAMISNEWS – Bertempat di aula desa, siang tadi Pemerintahan Desa Cijeungjing Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis, melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes). (15/02026)

Kegiatan ini menjadi wadah krusial bagi seluruh elemen masyarakat, karena dalam Musrenbang ini bersama-sama menyusun prioritas pembangunan yang benar-benar sesuai kebutuhan warga.

Rapat yang dilimpahkan langsung oleh Ketua BPD Desa Cijeungjing, H. Anwar Baihaqi, MPd pun lengkap dihadiri seluruh perangkat pemerintahan desa dan pemerintah kecamatan, jajaran pejabat terkait, Babinsa, pengurus BPD, LPM, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan warga.

Pertemuan ini mengusung prinsip pembangunan dari bawah ke atas, di mana aspirasi warga menjadi acuan utama penyusunan program kerja. Berbagai usulan dibahas mendalam, mulai dari perbaikan infrastruktur jalan, irigasi, pengembangan ekonomi warga, hingga peningkatan kualitas pelayanan dasar masyarakat.

Menurut salah seorang narasumber, musyawarah seperti ini sangat penting agar pembangunan yang dilaksanakan benar-benar menyentuh kebutuhan nyata di lapangan.

"Artinya, tidak melenceng dari apa yang diharapkan masyarakat," ungkapnya.

Sementara Kepala Desa Cijeungjing, Adang, dalam sambutannya menyampaikan pandangannya terkait maksud digelarnya Musrenbang ini.

Adang mengatakan, kegiatan ini sekaligus menjadi bukti nyata komitmen mendorong tata kelola pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan partisipatif.

Hasil kesepakatan bulat dari musyawarah ini nantinya, kata Adang, akan dijadikan acuan resmi penyusunan dokumen perencanaan desa serta dasar pengajuan alokasi anggaran tahun berjalan.

Dengan kesepahaman yang telah dibangun bersama, Adang juga berharap berbagai program pembangunan di wilayah Desa dan Kecamatan Cijeungjing dapat berjalan lebih efektif, bermanfaat luas.

"Dan yang paling penting, untuk mempercepat peningkatan kesejahteraan seluruh warga," ucapnya. (@nwarwaluyo)

Peringatan HKP Ke 54 Kabupaten Ciamis, Perkuat Sektor Pertanian Untuk Ketahanan Pangan

PANGANDARANNEWS.COM/CIAMISNEWS – Peringatan Hari Krida Pertanian (HKP) ke-54 yang digelar di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama memajukan sektor pertanian sekaligus menjaga ketahanan pangan daerah. (13/07/2026)


Acara tahunan yang diikuti sekitar 2.000 peserta in dan dihadiri langsung oleh Bupati Ciamis H. Herdiat Sunarya, jajaran Forkopimda, serta Ketua KTNA Jawa Barat, berlangsung meriah

Dalam sambutannya, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menyampaikan, kegiatan ini bukan sekadar seremonial belaka melainkan menjadi wujud apresiasi mendalam atas dedikasi para petani serta langkah nyata mendorong pengembangan pertanian berkelanjutan.

Bupati menegaskan, pertanian adalah fondasi utama perekonomian masyarakat Ciamis sekaligus penjamin ketersediaan pangan yang paling andal bagi daerah.

Dan perhelatan ini, menurutnya, bukan sekadar perayaan semata melainkan bukti nyata komitmen semua pihak untuk terus memajukan sektor pertanian.

"Dan tujuan utamanya jelas, meningkatkan kesejahteraan petani dan menjaga stabilitas pasokan pangan daerah di tengah berbagai tantangan yang kita hadapi," ujar bupati.

Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu padu, karena kemajuan pertanian berarti kemajuan seluruh Kabupaten Ciamis. Petani sejahtera, masyarakat makmur.

"Mari bertani, karena bertani merupakan cara terbaik menumbuhkan ekonomi yang lebih baik dan sejahtera bagi kita semua," tegasnya.
 
Sementara hasil pantauan Pangandaran News, jajaran panitia pelaksana telah mematangkan segala persiapan sejak jauh hari untuk menjamin kelancaran kegiatan. Mulai dari pemasangan tenda, penyediaan konsumsi, ketersediaan aliran listrik, hingga kebutuhan penunjang lainnya disiapkan secara menyeluruh.

Hal ini dilakukan agar acara berjalan aman, tertib, dan memberikan manfaat seluas-luasnya bagi seluruh peserta yang hadir.

Salah satu daya tarik utama yang tak luput dari perhatian pengunjung, kehadiran Stand Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kecamatan Banjaranyar. Dengan hiasan bernuansa khas pedesaan dan tulisan "Selamat Datang di Stand KTNA Kecamatan Banjaranyar", paviliun ini berhasil mencuri sorotan banyak pihak.

Di lokasi ini, para petani pun memamerkan berbagai potensi unggulan daerah, antara lain produk olahan madu beserta beragam manfaatnya untuk kesehatan, beragam hasil bumi dan komoditas pertanian lokal berkualitas dan teknik pengelolaan lahan dan pertanian ramah lingkungan yang sedang dikembangkan

Kehadiran stand ini sekaligus membuktikan dukungan nyata pemerintah daerah terhadap kiprah KTNA sebagai mitra strategis pembangunan pertanian serta semangat gotong royong dan inovasi yang ditunjukkan diharapkan dapat menginspirasi seluruh kecamatan di Ciamis untuk terus bergerak maju demi pertanian yang lebih bermartabat dan sejahtera. (@nwarwaluyo)

Rekonstruksi Jalan Sukamantri - Pagerageung Jadi Kado Istimewa Hari Jadi Kabupaten Tasikmalaya

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Pekerjaan rekonstruksi ruas Jalan Sukamantri–Pagerageung Kabupaten Tasikmalaya, berjalan sesuai tahapan dan spesifikasi teknis yang telah direncanakan. Proyek yang dibiayai dari Dana Pinjaman Daerah Kabupaten Tasikmalaya ini, dilaksanakan berpedoman pada Rencana Anggaran Biaya (RAB) serta standar teknis yang tertuang dalam dokumen perencanaan resmi.

Kepada media, Kepala Bidang Jalan dan Jembatan pada Dinas PUPR Kabupaten Tasikmalaya, Ir. Risnandar Nurdianto, S.T., M.M., menjelaskan, pagu anggarannya sebesar Rp2,68 milyar dengan waktu pelaksanaan selama 120 hari kalender.

Risnandar mengatakan, setiap tahapan pekerjaan dilakukan secara bertahap dan ketat mengacu pada ketentuan teknis konstruksi jalan yang berlaku.

"Ini dimaksudkan menjamin memperoleh hasil pembangunan berkualitas serta memiliki daya tahan yang optimal," ujar Risnandar.  (14/07/2026).

Selain mengejar target penyelesaian tepat waktu, imbuh Risnandar, pihaknya juga memprioritaskan kualitas agar manfaat jalan ini bisa dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

"Pengawasan rutin pun terus dilakukan untuk memastikan seluruh pekerjaan sesuai ketentuan yang berlaku," jelasnya.

Nantinya, ujar Risnandar, rekonstruksi jalan ini diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas antar wilayah serta bisa memperlancar mobilitas warga serta pengiriman hasil bumi sekaligus menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi dan percepatan pembangunan di kawasan sekitar.

Ia menegaskan, selain mengejar target penyelesaian tepat waktu pihaknya juga memprioritaskan kualitas agar manfaat jalan ini bisa dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

Kehadiran jalan yang mulus dan nyaman ini pun disambut antusiasme warga sebagai kado istimewa menyambut hari jadi Kabupaten Tasikmalaya, dan hal ini sejalan dengan semangat Jabar Istimewa yang digagas Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Ngurus lembur, tata kota – lembur diurus, kota ditata.

"Terima kasih kepada Bupati Tasikmalaya yang telah menghadirkan kado paling berharga ini bagi masyarakat," ucap salah seorang warga.

Sementara perwakilan pelaksana lapangan dari CV. Maestro Konstruksi Group, A. Kurnia, menjelaskan, seluruh proses pengerjaan senantiasa mengikuti arahan serta pengawasan tim teknis Dinas PUPR agar selaras dengan dokumen perencanaan.

"Alhamdulillah hingga saat ini pengerjaan berjalan lancar tanpa hambatan, dan kami pastikan seluruh tahapan dilakukan sesuai rencana yang telah disepakati," ungkapnya. (@nwarwaluyo)

Ribuan Masyarakat Antusias Saksikan Indonesia’s Horse Racing Seri 1 Indonesia Derby 2026, Di Legokjawa Pangandaran

PANGANDARANNEWS.COM - Kejuaraan Indonesia’s Horse Racing Seri 1 Indonesia Derby 2026 menjadi magnet besar bagi pecinta olahraga kuda pacu, khususnya bagi pencinta olahraga berkuda nasional.

Babak penyisihan kejuaraan ini yang digelar pada hari minggu 12 Juli 2026 di lapang Pacuan Kuda Legokjawa Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran, sementara babak final dijadwalkan berlangsung pada 26 Juli 2026.

Kepada sejumlah awak media, Ketua Harian PORDASI Jawa Barat Asep Noordin mengatakan, untuk ajang berkuda ini Pangandaran yang menjadi tuan rumah ajang bergengsi tersebut.

"Saya memprediksi ribuan penonton akan memadati Gelanggang Pacuan Kuda Legokjawa, Kecamatan Cimerak," katanya.(12/07/2026)

Asep mengaku senang, karena pelaksanaan kejuaraan nasional tersebut berjalan sukses. Mulai dari kesiapan lintasan pacuan (track), kandang kuda, tribun penonton, hingga berbagai fasilitas pendukung lainnya.

"Terimakasih kepada seluruh panitia penyelenggara atas dedikasi dan kerja kerasnya," ujarnya. (hiek)

Pengelolaan Parkir Di Kota Tasik Terus Tuai Polemik ? Ini Kata Salah Seorang Petugasnya

U  c  u

Petugas Parkir Tasikmalaya Keluhkan, Setoran Tetap Penuh Namun Seragam Dan Karcis Tak Kunjung Diberikan

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Sejumlah petugas parkir di Kota Tasikmalaya, tepatnya di jalur depan Aries Motor mengeluhkan terkait sistem pengelolaan retribusi yang kini dialihkan ke pihak ketiga. Mereka menilai sangat memberatkan, padahal kebutuhan dasar penunjang kerja justru diabaikan.


Seperti diungkapkan salah satu petugas parkir, ia di lapangan harus berjuang keras menagih retribusi demi memenuhi target setoran ke pihak pengelola.

Namun ironisnya, ungkap Untung, seragam kerja resmi, karcis parkir yang layak, sampai perlengkapan keselamatan diri saja tidak pernah disediakan.

"UPTD Parkir seolah hanya duduk manis menunggu uang masuk dari pihak ketiga, sementara nasib kami yang bertugas di jalan tidak diperhatikan sama sekali," ungkapnya. (09/07/2026)

Menurutnya, pengalihan pengelolaan parkir ke pihak ketiga sejatinya diharapkan dapat meningkatkan pendapatan daerah sekaligus kesejahteraan petugas. Namun kenyataannya di lapangan, beban setoran ditanggung sepenuhnya petugas. Sementara kewajiban pengelola, menyediakan fasilitas tidak terpenuhi.

"Kondisi ini tentu membuat petugas kesulitan memberikan pelayanan rapi kepada pengguna jalan, serta memicu kecurigaan masyarakat terhadap keabsahan penarikan retribusi,"imbuhnya.

Ia oun meminta Dinas Perhubungan, UPTD Parkir Kota Tasikmalaya, hingga DPRD serta Pemerintah Kota untuk segera meninjau ulang kerja sama pengalihan retribusi parkir tersebut. Pemerintah diminta memastikan kewajiban pihak ketiga dipenuhi, mulai dari penyediaan fasilitas hingga penyesuaian besaran setoran yang tidak memberatkan petugas lapangan.

Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari UPTD Parkir maupun Dinas Perhubungan Kota Tasikmalaya. (@nwarwaluyo)

Pemdes Sarimanggu Salurkan BLT Untuk 9 KPM, Kades Tegaskan Kalau Ada Potongan Segera Laporkan

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Pemerintah Desa Sarimanggu, Kecamatan Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya, hari ini menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari anggaran Dana Desa (DD)Tahun 2026. (09/07/2026)

Penyaluran BLT yang dilaksanakan di aula desa ini, untuk 9 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Desa Sarimanggu Indra Nuryana, Ketua BPD Eli Romli, Babinsa Kopda Dodi, Bhabinkamtibmas Aiptu Ade Nurhusna, serta perwakilan TKSK, Pendamping Desa, PKH, staf desa, dan LKD.

Kepada Pangandaran News, Kepala Desa Sarimanggu Indra Nuryana, menyampaikan, setiap KPM menerima bantuan Rp900 ribu yang merupakan akumulasi untuk tiga bulan penyaluran sekaligus.

"Yaitu untuk periode bulan April, Mei, dan Juni 2026, dan secara keseluruhan total dana yang disalurkan mencapai Rp8,100 juta" jelasnya.

Kepada warga penerima bantuan, Indra juga berpesan  menghimbau apabila ada pihak yang mengatasnamakan Pemdes, lembaga desa, LKD, atau dengan alasan apa pun meminta pemotongan uang bantuan ini mohon diabaikan dan jangan ditanggapi.

"Dan segera laporkan kepada unsur pemerintahan di wilayah, Pemerintah Desa, Babinsa, maupun Bhabinkamtibmas," tegas Indra.

Ia juga berharap bantuan ini bisa memberikan manfaat, keberkahan, serta keselamatan dan kesehatan bagi seluruh penerima.

"Semoga kita senantiasa diberi kelancaran dalam beraktivitas, dan bantuan ini mendapat ridho Allah SWT. Aamiin YRA," ucapnya. (@nwarwaluyo)

Sabet 3 Emas di Tingkat Provinsi Jawa Barat, Kontingen Tasikmalaya Ukir Prestasi Gemilang Di Ajang O2SN SMP

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Kabar membanggakan kembali hadir dari dunia olahraga pelajar Kabupaten Tasikmalaya, kontingen SMP Kabupaten Tasikmalaya berhasil mencatatkan pencapaian luar biasa pada ajang bergengsi Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026.


Keberhasilan gemilang ini pun disambut apresiasi dan kebanggaan mendalam Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya, dan keluarga besar dunia pendidikan.

Saat diminta tanggapannya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya, Wandi Herpiandi, S.Pd., M.Si, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh atlet, pelatih, serta tim pembina yang telah berjuang keras mengharumkan nama daerah.

Prestasi yang diraih hari ini, menurut Wandi, menjadi bukti nyata dari kerja keras, kedisiplinan, semangat juang yang tak kenal lelah serta doa yang tak pernah putus.

"Teruslah mengukir sejarah kebanggaan untuk Kabupaten Tasikmalaya," tegasnya. (08/07/2026)

Dan prestasi ini, kata Wandi, semakin menegaskan bahwa bibit atlet berbakat dari pelosok Kabupaten Tasikmalaya mampu bersaing ketat dan menonjol di kancah provinsi.

Ia juga berharap, keberhasilan ini bisa menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus berprestasi, menjunjung tinggi sportivitas, membangun karakter tangguh, serta siap melangkah lebih jauh mengukir nama di tingkat nasional nanti.

Berikut daptar juara 1 (Medali Emas)

-Elsa Lutfi Anggraeni (SMPN 1 Leuwisari) – Cabang Atletik Putri Tolak Peluru
-Nafal Raya Tri Shindid (SMPN 1 Rajapolah) – Cabang Renang Putra Gaya Punggung

-Tanisha Mersih (SMPN 1 Ciawi) – Cabang Renang Putri Gaya Dada


Daptar juara 3 (Medali Perunggu)

- Nafal Raya Tri Shindid (SMPN 1 Rajapolah) – Cabang Renang Putra: Gaya Kupu-kupu
- Tanisha Mersih (SMPN 1 Ciawi) – Cabang Renang Putri Gaya Bebas
(@nwarwaluyo)

 


Siap Jadi Rujukan KJSU Jabar Selatan, RSUD Pandega Pangandaran Perkuat SDM dan Alat Medis

Titi Sutiamah
PANGANDARANNEWS.COM – Meski baru berdiri lima tahun, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD Pandega) Kabupaten Pangandaran menunjukkan komitmen kuat untuk menjadi pusat rujukan pelayanan penyakit kronis di wilayah selatan Jawa Barat.

RSUD Pandega Pangandaran ini terus melakukan pembenahan guna meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat, untuk mendukung hal tersebut RSUD Pandega memperkuat Sumber Daya Manusia (SDM) serta melengkapi peralatan medis.

Salah satu langkah strategis yang tengah ditempuh, antara lain pengembangan layanan rujukan untuk empat jenis penyakit utama, yaitu kanker, jantung, stroke, dan uronefrologi (KJSU).

Demikian disampaikan Direktur RSUD Pandega Pangandaran Titi Sutiamah, kepada sejumlah awak media di ruang kerjanya. (08/07/2026)

Saat ini, kata Titi, pihaknya tengah menyiapkan tenaga dokter spesialis dan berbagai peralatan penunjang untuk mengembangkan layanan rujukan KJSU.

Sebagai bentuk keseriusan, imbuhnya, RSUD Pandega telah menyekolahkan seorang dokter spesialis jantung dengan dukungan dari Pemerintah Daerah (Pemda).

"Kami berharap proses pendidikan tersebut dapat segera rampung sehingga dapat memperkuat tim medis yang ada," ucapnya.

Sementara itu, Titi menyebut, pengadaan berbagai alat kesehatan penunjang layanan KJSU didanai melalui bantuan Kementerian Kesehatan dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pangandaran.

Dengan berbagai upaya tersebut, menurutnya, RSUD Pandega menargetkan peningkatan pelayanan kesehatan yang lebih cepat, tepat dan optimal terutama bagi pasien penderita penyakit kronis di wilayah selatan Jawa Barat.

"Kami berharap dengan upaya yang sedang dilakukan ini, RSUD Pandega bisa menjadi rumah sakit rujukan penyakit kronis di wilayah Jawa Barat Selatan," tandasnya. (hiek)

Mengenal Tuberkulosis Resisten Obat, Berikut Edukasi Dokter RSUD Pandega Pangandaran

PANGANDARANNEWS.COM – Beberapa waktu lalu RSUD Pandega Pangandaran terus mengintensifkan edukasi kesehatan kepada masyarakat melalui program NGOBATAN (Ngobrol Bareng Seputar Kesehatan), dan kali ini tema yang diangkat adalah 'Kenali Tuberkulosis Resisten Obat' dengan narasumber Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSUD Pandega Pangandaran, dr. Erisanti Nurfarida.

Dalam paparannya, dr. Erisanti menjelaskan, Tuberkulosis Resisten Obat (TB RO) merupakan kondisi ketika bakteri penyebab tuberkulosis sudah tidak lagi mempan terhadap obat anti-TBC utama.

Kondisi tersebut, kata Erisanti, umumnya terjadi akibat pengobatan yang tidak tuntas penggunaan obat yang tidak sesuai aturan, atau penghentian terapi sebelum waktunya.

"TB resisten obat dapat dicegah apabila pasien menjalani pengobatan secara teratur, sesuai anjuran tenaga kesehatan, dan tidak menghentikan obat meskipun gejala sudah membaik," jelasnya. (02/07/2026)

Ia menyebut, pengobatan TB membutuhkan kedisiplinan tinggi karena berlangsung dalam jangka waktu yang cukup panjang. 
Namun ketidakpatuhan menjalani terapi, dapat menyebabkan bakteri menjadi kebal sehingga proses penyembuhan menjadi lebih sulit dan membutuhkan pengobatan yang lebih lama.

Selain mengingatkan pentingnya kepatuhan minum obat, Erisanti juga mengajak masyarakat untuk segera memeriksakan diri apabila mengalami gejala TBC. Gejala tersebut bisa batuk lebih dari dua minggu, penurunan berat badan, demam berkepanjangan, berkeringat pada malam hari, serta mudah lelah.

Feteksi dini dan pengobatan yang tepat, menurutnya, merupakan langkah penting untuk mencegah penularan sekaligus mengurangi risiko terjadinya TB resisten obat. Dan melalui kegiatan edukasi tersebut, RSUD Pandega Pangandaran berharap masyarakat semakin memahami pentingnya pengobatan TBC hingga tuntas serta tidak ragu berkonsultasi dengan tenaga kesehatan apabila mengalami gejala yang mengarah pada tuberkulosis.

"Program Ngobatan sendiri menjadi salah satu media edukasi RSUD Pandega Pangandaran untuk meningkatkan literasi kesehatan masyarakat melalui penyampaian informasi langsung dari dokter spesialis sesuai bidang keahliannya," ucapnya.(hiek)

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN