wisata alam body rafting CITUMANG PANGANDARAN

wisata alam body rafting CITUMANG PANGANDARAN

Tongkat Komando Kodim 0625/Pangandaran Berganti, Letkol Inf Eko Novandy Saputro Resmi Gantikan Letkol Czi Citra Kurniawan

PANGANDARANNEWS.COM — Tongkat komando kepemimpinan Kodim 0625/Pangandaran resmi diserahterimakan dari Letkol Czi Citra Kurniawan, S.Hub.Int., M.H.I. kepada Letkol Inf Eko Novandy Saputro, S.I.P,  upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Dandim 0625/Pangandaran dipimpin langsung oleh Danrem 062/Tarumanagara Kolonel Inf Dadi Sutandi, S.E., M.M., bertempat di Makorem 062/Tarumanagara, Selasa (06/10/2026).

Dalam amanatnya, Danrem 062/Tarumanagara Kolonel Inf Dadi Sutandi menyampaikan, jabatan yang diemban seorang Dandim merupakan amanah dari Tuhan Yang Maha Kuasa sekaligus bentuk kepercayaan dan kehormatan yang diberikan oleh pimpinan.

Untuk itu, lanjut Danrem, jabatan yang dipegang agar dipertanggungjawabkan dan dilaksanakan sebaik-baiknya.

Danrem juga menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Letkol Czi Citra Kurniawan atas pengabdian, dedikasi, serta pelaksanaan tugas selama mengemban amanah selama menjabat menjadi Dandim 0625/Pangandaran.

Danrem menyebut, selama menjabat Dandim 0625/Pangandaran Letkol Czi Citra Kurniawan telah memberikan kontribusi dan pengabdian yang besar bagi satuan, Korem 062/Tarumanagaraserta masyarakat Kabupaten Pangandaran.

“Saya menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan pengabdiannya selama melaksanakan tugas sebagai Dandim 0625/Pangandaran,” ungkapnya.

Danrem juga tidak lupa memberikan apresiasi kepada istri Letkol Czi Citra Kurniawan atas pengabdian dan pengorbanannya dalam mendampingi suami selama menjalankan tugas, serta kontribusinya dalam organisasi Persit Kartika Chandra Kirana.

Sementara itu, kepada Letkol Inf Eko Novandy Saputro, S.I.P., Danrem berpesan agar dapat melanjutkan berbagai program dan kebijakan yang telah dirintis oleh pejabat sebelumnya.

“Apa-apa yang menjadi kekurangan agar bisa lebih ditingkatkan,” tegasnya.

Danrem juga menekankan, pentingnya membangun sinergi dan komunikasi yang baik dengan seluruh unsur pemerintah daerah serta komponen masyarakat. Hal tersebut diperlukan guna mendukung pelaksanaan tugas kewilayahan, sekaligus mendorong terciptanya kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Pangandaran.

Danrem berharap, pergantian Dandim Pangandaran ini dapat menjadi bagian dari kesinambungan pembinaan satuan dan pelaksanaan tugas teritorial Kodim 0625/Pangandaran dengan tetap menjaga soliditas TNI bersama pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat.

"Sejak saat ini, Letkol Inf Eko Novandy Saputro, S.I.P. resmi mengemban amanah sebagai Komandan Kodim 0625/Pangandaran untuk melanjutkan tugas dan pengabdian dalam menjaga stabilitas wilayah serta mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Pangandaran," pungkasnya.(@nton AS)

Rangkaian Milangkala ke-14 Pangandaran Dimulai 12 Oktober, Berikut Jadwal Agenda hingga Malam Puncak

Aep Haris
PANGANDARANNEWS.COM - Pemerintah Kabupaten Pangandaran merancang rangkaian agenda meriah untuk menyambut peringatan Hari Jadi atau Milangkala ke-14 Kabupaten Pangandaran.

Panitia mengemas perayaan maraton ini selama 14 hari penuh, terhitung mulai 12 hingga 25 Oktober 2026. Mereka mengusung tajuk khusus “14 Keramat” yang menyimbolkan usia Kabupaten Pangandaran yang kini menginjak 14 tahun.

Menurut Ketua Panitia Milangkala ke-14 Kabupaten Pangandaran, Asda III Aep Haris, perayaan tahun ini memadukan agenda birokrasi, atraksi budaya, kejuaraan olahraga, peringatan keagamaan, serta promosi wisata daerah.

Milangkala tahun ini, katanya, dikemas dalam 14 Keramat sesuai dengan usia Kabupaten Pangandaran yang ke-14.

"Semua kegiatan kita gelar selama 14 hari, dari 12 sampai 25 Oktober,” ujar Aep Haris,Senin (5/10/2026).

Panitia membuka rangkaian acara, diantaranya dengan menggelar ziarah ke makam para tokoh agama serta jajaran pejuang presidium pemekaran Pangandaran. Ziarah akan dilakukan di tingkat kabupaten dan kecamatan, untuk sejumlah tokoh yang makamnya jauh dari jangkauan pemerintah kabupaten pelaksanaannya akan kita koordinasikan oleh masing-masing kecamatan.

Selain agenda spiritual, imbuh Aep, perlombaan olahraga antar-Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) turut menyemarakkan suasana. Diantaranya turnamen bola voli putra-putri dan kompetisi sepak bola, Dinas Pendidikan Kabupaten Pangandaran juga akan menampilkan babak final berbagai lomba tingkat pelajar di panggung Milangkala.

Momen Milangkala ke-14 ini juga beririsan langsung dengan Peringatan Hari Santri Nasional pada 22 Oktober 2026. Ratusan santri, pimpinan pesantren, dan tokoh agama akan menghadiri upacara peringatan di Lapang Merdeka.

Untuk menggeliatkan sektor ekonomi kreatif dan pariwisata, panitia menggelar Pangandaran Fest di Kawasan Paamprokan pada 22–24 Oktober 2026. Festival ini menyajikan panggung hiburan megah, penataan tata cahaya, hingga puluhan stan bazar UMKM lokal.

Sementara upacara Resmi Hari Jadi Kabupaten Pangandaran sendiri, terang Aep, akan berlangsung di Lapang Parigi sebagai agenda utama pada 24 Oktober 2026.

“Upacara akan melibatkan ASN, TNI, Polri, serta kita mengundang pemerintah kabupaten/kota tetangga dan unsur Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” jelasnya.

Dan sebagai penutup dari seluruh rangkaian acara, DPRD Kabupaten Pangandaran akan menyelenggarakan Sidang Paripurna Istimewa pada 25 Oktober 2026 pagi.

“Dan malam puncak pada 25 Oktober akan kita isi dengan tabligh akbar sebagai penutup seluruh rangkaian Milangkala,” pungkas Aep. (@nton AS)

Bantah Anggaran Milangkala Sebesar Rp2 Miliar Bupati Pangandaran Sebut, Lebih Baik untuk Bayar Utang

Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami
PANGANDARANNEWS.COM — Di tengah kondisi keuangan daerah yang masih mengalami defisit, Pemerintah Kabupaten Pangandaran menegaskan tidak akan menghamburkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk kegiatan seremonial.

Bupati Pangandaran Citra Pitriyami, bahkan secara tegas membantah anggapan bahwa pemerintah daerah mengalokasikan anggaran hingga Rp2 miliar untuk peringatan Hari Jadi atau Milangkala ke-14 Kabupaten Pangandaran.

Menurutnya, pemerintah saat ini justru tengah memperketat disiplin belanja dan memprioritaskan penggunaan anggaran untuk kebutuhan yang lebih mendesak termasuk pembayaran utang daerah.

“Saat ini kondisi kita kan lagi defisit. Sekalipun ada uang, sebagai bupati tidak mungkin juga saya menghabis-habiskan uang buat seremonial. Lebih baik dipakai untuk bayar utang oleh saya, betul tidak? Dibanding hura-hura, itu tidak mungkin,” jelas Citra, kepada sejumlah awak media. (5/10/2026).

Ia mengatakan, angka hampir Rp2 miliar yang beredar terkait anggaran Milangkala Pangandaran ke-14 tidak serta-merta menggambarkan besaran APBD yang benar-benar dikeluarkan pemerintah daerah. Nominal tersebut diduga berkaitan dengan rancangan kebutuhan dalam proposal rangkaian kegiatan, yang menghimpun berbagai agenda dari sejumlah pihak. Sementara anggaran yang benar-benar bersumber dari APBD disebut jauh lebih kecil, hanya Ratusan Juta saja.

Citra menjelaskan, alokasi APBD melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) berada pada kisaran ratusan juta rupiah.

"Anggaran tersebut digunakan untuk mendukung agenda rutin tahunan sekaligus pelestarian dan pengembangan budaya lokal," ungkapnya.

Sejumlah kegiatan yang masuk dalam rangkaian Milangkala ke-14 Pangandaran antara lain karnaval seni budaya, ronggeng amen, seni kuda lumping, perlombaan olahraga, kegiatan keagamaan hingga tabligh akbar.

Selain itu, terdapat pula lomba memasak kuliner khas Pangandaran, yakni pindang gunung.

Kegiatan tersebut tidak semata-mata ditujukan sebagai hiburan masyarakat, tetapi juga diarahkan untuk memperkenalkan potensi budaya dan kuliner lokal sebagai bagian dari promosi pariwisata Pangandaran.

Hiburan Didukung Sponsor, Bukan Beban APBD
Untuk menjaga kemeriahan Milangkala ke-14 Kabupaten Pangandaran tanpa membebani keuangan daerah, Pemkab Pangandaran juga menggandeng pihak eksternal melalui skema kemitraan dan sponsorship.

Salah satunya untuk mendukung agenda panggung hiburan masyarakat, termasuk penampilan grup musik Letto.

Kegiatan tersebut disebut mendapatkan dukungan sponsor dari sektor perbankan, di antaranya Bank BJB dan Bank Indonesia.

Dukungan pihak eksternal ini sekaligus diarahkan agar rangkaian Milangkala dapat terintegrasi dengan program pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.

Dengan demikian, kegiatan hari jadi tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

Sementara itu, terkait gerakan infaq serentak dengan momentum angka 14 yang dilakukan bertepatan dengan Hari Jadi Pangandaran, Citra memastikan dana tersebut tidak digunakan untuk membiayai kegiatan Milangkala.

Pengumpulan infaq bersifat sukarela dan diperuntukkan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Dana tersebut akan disalurkan kepada fakir miskin dan anak yatim di Kabupaten Pangandaran.

Citra pun meminta masyarakat tidak mudah mempercayai informasi yang berkembang tanpa melihat sumber dan fakta anggaran yang sebenarnya.

Terlebih, kondisi fiskal Kabupaten Pangandaran saat ini masih membutuhkan kehati-hatian dalam setiap pengeluaran, "katanya".

Tambah Citra, Bagi pemerintah daerah, menjaga keuangan daerah dan memenuhi kewajiban yang lebih mendesak jauh lebih penting dibanding menggelontorkan anggaran besar untuk kegiatan seremonial. Lebih baik dipakai bayar utang,"ujarnya". (@nton AS)

Bersumber Dari APBD, Kegiatan Milangkala Tahun Ini DPRD Pangandaran Anggarkan Rp120 Juta

PANGANDARANNEWS.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangandaran tahun ini mengalokasikan anggaran sebesar Rp120 juta untuk mensukseskan peringatan Hari Jadi (Milangkala) ke-14 Kabupaten Pangandaran, nilai tersebut sepenuhnya bersumber dari APBD Pangandaran tanpa dukungan sponsor.

Seperti disampaikan Sekretaris DPRD Kabupaten Pangandaran, Dodi Djubardi, alokasi anggaran tersebut sepenuhnya bersumber dari APBD Kabupaten Pangandaran dan merupakan hasil efisiensi.

Anggaran ini, ucap Dodi, dialokasikan untuk penyediaan konsumsi tamu undangan rapat paripurna, pembelian Snack, dekorasi, kegiatan istighosah, pertunjukan kesenian, dan kebutuhan operasional lainnya.

"Persiapan konsumsi dan sarana pendukung dibuat optimal, mengingat acara tersebut bakal dihadiri perwakilan dari provinsi dan dari kota dan kabupaten terdekat," jelas Dodi, kepada sejumlah awak media. (02/10/2026).

Pihaknya juga juga berencana akan mengundang sejumlah masyarakat sekitar, organisasi kemasyarakatan, organisasi keagamaan, jadi intinya hanya kegiatan seremonial saja.

Besaran anggaran untuk peringatan Milangkala Kabupaten Pangandaran tahun ini, menurutnya, memang relatif lebih kecil dibanding tahun-tahun sebelumnya. Dan ia juga memastikan, tidak mengajukan proposal sponsorship kepada pihak luar untuk menutupi kebutuhan acara.

"Kegiatan ini kan rutin dilaksanakan tiap tahun, menggunakan anggaran APBD," imbuhnya.

Ia juga menjelaskan bahwa tahun ini pada sektor konsumsi, pengetatan anggaran tentu akan berdampak pada penyediaan cinderamata bagi para tamu undangan.

"Untuk souvenir kemungkinan besar juga tidak ada, karena kita benar-benar menerapkan efisiensi anggaran," tegasnya.(@nton AS).

Isi Kekosongan Di Sejumlah OPD, Bupati Pangandaran Lantik Empat Pejabat Baru

PANGANDARANNEWS.COM – Bupati Citra Pitriyami, beberapa waktu lalu melantik empat pejabat di Organisasi Perangkat Daerah (OPD)  lingkup Pemerintah Kabupaten Pangandaran, Kamis (01/10/2026).

Keempat pejabat yang dilantik, antara lain Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) dan Jabatan Administrator. Titi Sutiamah sebagai Kepala Dinas Kesehatan, Asep Suhendar sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Syarief Hidayat sebagai Inspektur, serta Tedi sebagai Camat Cimerak.

Sebelumnya, Titi Sutiamah diketahui sempat menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kesehatan. Sementara Asep Suhendar sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Bappeda dan Syarief Hidayat merupakan Sekretaris Inspektorat.

Di depan pejabat yang dilantik, bupati menyampaikan agar para pejabat yang baru dilantik dapat menjalankan tugas dengan baik sesuai tanggung jawab masing-masing.

Ia juga berharap, mereka bisa bekerja dengan baik. Bekerja dengan baik.

Salah satunya Inspektur, ia tugasnya auditor, memeriksa dan mengawasi para pejabat di lingkup pemerintah Pangandaran.

"Saya juga berpesan khusus kepada Kepala Dinas Kesehatan agar memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat berjalan dengan baik dan terjamin," ujarnya.

Sementara kepada Kepala BKPSDM, ia meminta agar dapat mendorong aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Pangandaran bekerja secara optimal.

Selain itu, Citra juga menyoroti pentingnya penempatan ASN sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) serta latar belakang keilmuan yang dimiliki.

Menurutnya, penempatan ASN harus dilakukan secara tepat agar tugas yang diberikan sesuai dengan kompetensi masing-masing.

Bupati meminta agar persoalan tersebut menjadi perhatian dan segera dievaluasi, sehingga penempatan ASN di lingkungan Pemkab Pangandaran lebih sesuai dengan bidang tugas dan kompetensinya.

Disoal isu rotasi dan mutasi pejabat eselon II yang disebut akan kembali dilakukan dalam waktu dekat, bupati membantah kabar tersebut.

"Saya tenegaskan bahwa belum ada agenda rotasi dan mutasi eselon II, seperti isu yang beredar," tegasnya. (@nton AS).

Ratusan Pengelola Keuangan Kantor Kemenag, Ikuti Pembekalan Komprehensif Serta Bersinergi Bersama Polres Pangandaran

PANGANDARANNEWS.COM — Dalam upaya memperkuat tata kelola anggaran yang transparan dan akuntabel terus digelorakan di lingkungan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pangandaran, beberapa waktu lalu 420 peserta memadati Gedung Islamic Centre, Kecamatan Cijulang, dalam agenda Sosialisasi Pengelolaan Keuangan Negara. Rabu (30/9/2026).

Dengan mengusung tema "Terwujudnya Zona Integritas Melalui Peningkatan Kinerja Pengelolaan Keuangan Negara", kegiatan ini untuk membekali seluruh elemen pimpinan dan pengelola anggaran di tingkat satuan kerja.

Sosialisasi ini menghadirkan tiga pemateri kompeten di bidangnya. Sesi pertama dibuka oleh Kasubbag TU Kantor Kemenag Kabupaten Tasikmalaya, dilanjutkan oleh H. Subhan Halili, S.E. (PPK Pembangunan Gedung Negara Kanwil Kemenag Jawa Barat), dan dipungkasi oleh Ipda Fathul Alim, S.I.P., M.H. (Kanit Tipidkor Satreskrim Polres Pangandaran).

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pangandaran, Dr. H. Asep Barhia, S.Ag., M.Pd.I., dalam arahannya menekankan bahwa pengelolaan keuangan negara bukan sekadar pemenuhan administrasi formal melainkan bentuk tanggung jawab moral dan integritas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Setiap anggaran yang digunakan harus memberikan manfaat dan dampak nyata bagi pelaksanaan tugas serta pelayanan publik," tegas Asep.

Secara terpisah, Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar, S.H., S.I.K., M.S.i., M.I.K, mengapresiasi langkah proaktif Kemenag Pangandaran dalam membangun sinergi pencegahan korupsi sejak dini.

Pihaknya menegaskan, komitmen Kepolisian dalam mendukung penuh terciptanya tata kelola pemerintahan yang bersih di wilayah Pangandaran.

Penegakan hukum dan pencegahan tindak pidana korupsi, menurutnya, harus berjalan beriringan. Dan Polres Pangandaran berkomitmen, mengawal setiap rupiah anggaran negara agar benar-benar terserap secara tepat sasaran demi kemaslahatan masyarakat dan terhindar dari praktik penyimpangan.

Ia juga mengatakan, sosialisasi dan edukasi hukum seperti ini sangat vital sebagai langkah preventif sebelum terjadinya pelanggaran.

"Integritas harus menjadi fondasi utama," imbuhnya.

Kapolres juga berharap, seluruh pengelola keuangan memiliki pemahaman hukum yang kuat sehingga dapat bekerja dengan tenang, transparan, dan akuntabel.

Peserta yang hadir dalam kegiatan ini, mencakup seluruh pemangku kepentingan pengelolaan anggaran dan pendidikan di lingkungan Kemenag Pangandaran. Antara lain,  Kasubbag TU dan para Kepala Seksi, Pengawas Madrasah dan Pengawas PAI, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), Penghulu dan Penyuluh ASN (PNS & PPPK), Kepala RA serta Kepala Madrasah Negeri dan Swasta (MI, MTs, MA), Kepala Urusan Tata Usaha (Kaur TU) MTsN dan MAN, Bendahara RA, MI, MTs, dan MA (Negeri & Swasta), Kanit Tipidkor Paparkan Regulasi dan 7 Bentuk Korupsi
Hadir memberikan pembekalan teknis hukum, Kanit Tipidkor Satreskrim Polres Pangandaran, Ipda Fathul Alim, S.I.P., M.H., menggarisbawahi pentingnya pemahaman regulasi guna mengantisipasi potensi tindak pidana korupsi dalam pengelolaan dana publik.

Ipda Fathul Alim menjelaskan landasan hukum utama pemberantasan korupsi di Indonesia, yakni UU No. 31 Tahun 1999, UU No. 20 Tahun 2001, serta penyesuaian aturan dalam UU No. 1 Tahun 2023 (KUHP). Secara yuridis, ia memaparkan bahwa korupsi adalah tindakan melawan hukum untuk memperkaya diri sendiri, orang lain, maupun korporasi yang merugikan keuangan atau perekonomian negara, serta bertentangan dengan nilai-nilai keadilan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Ipda Fathul Alim membedah, ada 7 bentuk tindak pidana korupsi yang wajib dihindari oleh seluruh pengelola keuangan. Diantaranya merugikan Keuangan Negara, Suap-Menyuap, Penggelapan dalam Jabatan, Pemerasan, Perbuatan Curang, Benturan Kepentingan dalam Pengadaan Barang/Jasa (PBJ) dan Gratifikasi.

Melalui pembekalan komprehensif serta sinergi erat bersama Polres Pangandaran ini, Kemenag Kabupaten Pangandaran optimis dapat mewujudkan tata kelola keuangan yang bersih, profesional, dan akuntabel demi menyukseskan pembangunan pilar Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) di Kabupaten Pangandaran.(@nton AS)

Rakor APDESI Se-Kabupaten Tasikmalaya, Pererat Kebersamaan Dan Tingkatkan Soliditas

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS — Beberapa waktu lalu, APDESI Kabupaten Tasikmalaya menggelar rapat koordinasi (Rakor) sekaligus silaturahmi yang digelar di bangunan pertemuan tradisional bernuansa kayu. (30/09/2026).

Kegiatan ini merupakan agenda rutin bergilir antar-Dewan Pimpinan Kecamatan (DPK), yang kini tiba gilirannya di Kecamatan Cipatujah.

Berbagai hal penting dibahas, mulai dari penyelarasan program kerja, penguatan organisasi, hingga upaya meningkatkan peran aktif APDESI dalam pembangunan desa. Suasana diskusi berjalan tenang, terbuka, dan penuh saling menghormati.
 
Ketua DPK APDESI Kecamatan Sukaraja, Eep, menyampaikan, kegiatan ini merupakan agenda rutin yang digilir ke setiap dapil.

Rakor ini, ungkapnya, berkeliling ke seluruh kecamatan. Dan hari ini giliran di Cipatujah, berikutnya akan ke kecamatan lain.

"Semoga APDESI Kabupaten Tasikmalaya semakin solid dan kompak," ujar Eep.

Sementara Ketua Umum APDESI Kabupaten Tasikmalaya, Giri, menyampaikan terima kasih kepada seluruh kepala desa dan pengurus DPK yang hadir.

"Semoga silaturahmi APDESI se-Kabupaten Tasikmalaya ini terus terjaga, semakin kompak, sehingga pembangunan di desa semakin maju dan masyarakat semakin sejahtera," kata Giri.

Dihubungi lewat saluran teleponnya, Kepala Desa Hegarwangi, Muhammad Taufan Firmansyah, menyampaikan harapannya agar soliditas dan kebersamaan ini bisa selalu terjaga.

Kata Taufan, desa adalah pihak yang paling dekat dengan masyarakat. Semoga dengan silaturahmi antar-kepala desa se-Kabupaten Tasikmalaya ini APDESI semakin kompak dan solid, bersama-sama membangun masyarakat desa yang sejahtera.

Sementara itu, Kepala Desa Simpang ikut menambahkan, kekuatan Apdesi ada pada kebersamaan. Dan melalui rakor sekaligus silaturahmi ini, segala perbedaan pandangan dapat disatukan juga segala kendala dapat dicarikan jalan keluarnya secara musyawarah.

"Semakin erat tali persaudaraan, semakin kuat pula langkah kita melayani masyarakat," tegasnya.

Para peserta menyambut baik kegiatan ini dan berharap agenda rutin bergilir ini terus berlanjut ke kecamatan berikutnya, agar kebersamaan tetap terjaga dan program-program yang direncanakan dapat berjalan lancar serta bermanfaat bagi masyarakat. (@nwarwaluyo)

 

Tanamkan Nilai Luhur Cinta Bangsa, SD Negeri 3 Cikatomas Peringati Hari Kesaktian Pancasila

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Bertempat di halaman kantor kecamatan Cikatomas, peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang digelar di lingkungan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Cikatomas, pada Kamis (1/10/2026) dihadiri oleh seluruh warga sekolah, Kepala Sekolah, dewan guru, peserta didik, hingga perwakilan orang tua murid.

Peringatan ini bukan sekadar upacara rutin, namun momen ini menjadi wadah berharga untuk menanamkan kebanggaan, rasa cinta tanah air, dan semangat persatuan di hati para generasi penerus bangsa.

Kepala Sekolah SDN 3 Cikatomas, Nana Sukmana, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan, Pancasila adalah tiang negara dan pelita penuntun semua juga mengajarkan anak-anak mencintai Pancasila sama halnya mengajarkan mereka mencintai sesama, hidup rukun, jujur, dan saling menghormati.

"Inilah warisan paling berharga yang bisa kita berikan kepada mereka," kata Nana.

Nana juga mengingatkan, menjaga kesaktian Pancasila tidak harus dengan hal yang besar. Dan bagi para siswa menjaga Pancasila berarti, saling menyayangi teman tanpa membeda-bedakan, berbicara jujur dan sopan kepada siapa saja, menghormati perbedaan dan hidup rukun, berbakti kepada orang tua dan guru serta tetap menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan sekitar.

Masih di tempat yang sama, Camat Cikatomas, Hanhan Nugraha, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk senantiasa menjaga persatuan dan mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Ia juga berharap agar semangat Pancasila senantiasa menyala di setiap langkah anak-anak serta tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berbudi luhur, berjiwa nasionalis dan menjaga persatuan bangsa. (@nwarwluyo)

 

Ikhtiar Spiritual Hadapi Kekeringan, MUI Pangandaran Pimpin Shalat Istisqa

PANGANDARANNEWS.COM — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Pangandaran menggelar Shalat Istisqa di halaman Masjid Istiqomah, Desa Pananjung, Kecamatan Pangandaran, Kamis (1/10/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai ikhtiar memohon turunnya hujan di tengah musim kemarau yang berkepanjangan, sekaligus menghidupkan sunnah Nabi Rasul serta sejalan dengan anjuran Pemerintah Kabupaten Pangandaran dan MUI Provinsi Jawa Barat.

Shalat Istisqa dihadiri lebih dari 300 jamaah yang berasal dari berbagai desa, khususnya Desa Pananjung, Pangandaran, dan Babakan.
Bahkan sejumlah jamaah dari Kecamatan Kalipucang turut hadir dalam kegiatan tersebut, kehadiran tersebut menunjukkan tingginya kepedulian terhadap kondisi kekeringan yang telah berlangsung selama beberapa bulan terakhir.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Muspika Kecamatan Pangandaran yang diwakili Camat Pangandaran, Mahfuz Ghozali S.I.P dalam sambutannya, ia mengapresiasi pelaksanaan ibadah bersama tersebut sebagai bentuk ikhtiar spiritual masyarakat dalam menghadapi musim kemarau. Ia juga berharap doa-doa yang dipanjatkan dapat dikabulkan Allah SWT sehingga hujan segera turun dan membawa manfaat bagi masyarakat.

Ketua MUI Kecamatan Pangandaran, KH Subariyo, menyampaikan, Shalat Istisqa merupakan salah satu ikhtiar terbaik yang diajarkan dalam Islam ketika hujan tidak kunjung turun.

Menurutnya, air merupakan kebutuhan mendasar bagi seluruh makhluk hidup.

“Air adalah kehidupan dan menjadi kebutuhan yang sangat urgen bagi semua makhluk. Tanpa air, kehidupan akan mengalami berbagai kesulitan dan kerusakan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Dani Ramdhani, SH, menjelaskan bahwa kegiatan ini telah dipersiapkan sejak jauh hari serta berkoordinasi dengan MUI desa-desa di wilayah Kecamatan Pangandaran agar turut melaksanakan dan mendukung pelaksanaan Shalat Istisqa.

“Kami mengagendakan kegiatan ini jauh-jauh hari mengingat hujan sudah lebih dari lima bulan tidak turun. Semoga ikhtiar ini menjadi sebab turunnya hujan yang penuh keberkahan,” katanya.

Dalam khutbahnya, Ustadz Ujang Bakhtiar mengingatkan pentingnya menjalankan hukum-hukum Allah SWT dalam kehidupan sehari-hari, terutama yang berkaitan dengan hak-hak harta. Ia menjelaskan bahwa salah satu faktor terhalangnya keberkahan, termasuk turunnya hujan, adalah ketika hak-hak dalam harta tidak ditunaikan dengan baik. Karena itu, selain berdoa dan berikhtiar, umat Islam juga diajak untuk memperbaiki amal, menegakkan keadilan, serta menunaikan hak-hak sesama sebagai bagian dari upaya meraih rahmat dan keberkahan Allah SWT. (harisfirdaus)

Susun RKPDes 2027 Fokus Infrastruktur & Ekonomi Masyarakat, Pemdes Cikukulu Laksanakan Musrenbangdes & Musdes

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Pemerintah Desa Cikukulu, Kecamatan Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya beberapa hari melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) dan Musyawarah Desa (Musdes), bertempat di aula desa. (23/09/2026).

Dalam kegiatan ini hadir para perwakilan masyarakat, tokoh masyarakat, perangkat desa, serta seluruh pemangku kepentingan yang menyampaikan aspirasi, usulan, dan prioritas pembangunan yang paling dibutuhkan warga.

Sekmat Karangnunggal yang diwakilkan oleh Adeng, menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk menyusun, menyepakati, menetapkan, dan mengesahkan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2027 dengan pijakan utama kemajuan dan kesejahteraan warga Desa Cikukulu ke depan.

Setiap suara yang disampaikan di sini, kata Adeng, adalah cerminan kebutuhan nyata warga.

"Semoga hasil kesepakatan ini menjadi arah yang jelas, tepat sasaran, dan membawa manfaat nyata bagi seluruh warga Desa Cikukulu," ujar Adeng.

Sementara Pendamping Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya, Helen, dalam arahannya menyampaikan, tahun 2027 bukan hanya soal pembangunan infrastruktur semata melainkan juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat agar desa benar-benar sejahtera.

Ia juga mengapresiasi keterbukaan proses di Desa Cikukulu, sehingga pembangunan di wilayah Kecamatan Karangnunggal berjalan transparan dan akuntabel untuk mewujudkan Karangnunggal yang semakin sejahtera.

Helen berharap, melalui Musrenbangdes dan Musdes ini pembangunan Desa Cikukulu berjalan terarah, transparan, dan akuntabel serta tidak ada daerah yang tertinggal. Sehingga setiap kebutuhan terwakili, dan hasilnya dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.

"Semoga RKPDes Tahun Anggaran 2027 menjadi langkah nyata menuju Desa Cikukulu yang semakin maju, sejahtera, dan mandiri," tegasnya. (@nwarwaluyo)

Memohon Segera Turun Hujan, Ribuan Warga Desa Pekalongan Gelar Sholat Istighosah

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Ribuan warga berkumpul di Lapangan Komala Jaya, Desa Pakalongan, Kecamatan Sodong Kabupaten Tasikmalaya, untuk melaksanakan Sholat Istighosah dan doa bersama.

Kegiatan ini diselenggarakan atas inisiatif MUI Desa Pekalongan dan masyarakat setempat, di tengah kemarau panjang yang melanda yabg membuat ladang dan sawah mulai kekeringan. Kehadiran warga ini bukan sekadar untuk beribadah, melainkan untuk memohon kepada Allah agar diturunkan hujan.

Acara yang dipimpin langsung oleh Imam sekaligus Khotib, K.H. Kandeng Abdurrohman pun berlangsung khidmat dan lapangan pun penuh oleh jamaah yang datang.

Saat ditemui Pangandaran News, Ketua ketua MUI Desa Pekalongan, Ust. Tatang Abdul Latif, mengatakan, sudah lama kemarau panjang ini terjadi membuat ladang dan sawah kekeringan. 

"Semoga dengan Sholat Istighosah ini, mudah-mudahan kekeringan segera berakhir," ucap Tatang. (25/09/2026).

Sementara Kepala Desa Pakalongan, Nunung Suryana, menuturkan, selain memohon turunnya hujan kegiatan ini juga untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga.

Nunung berharap, dengan semangat kebersamaan dalam beribadah kebersamaan dan tali persodaraan antar warga semakin kokoh.

"Kegiatan ini diharapkan mampu menjaga kerukunan dan membawa keberkahan nyata bagi kemajuan Desa Pakalongan," ucapnya. (@mirsaripudin)

Kurangi Beban Warga Yang Tak Bisa Datang, Kades Cimanuk Antarkan Bantuan Beras Langsung ke Pintu Rumah

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS — Kepala Desa Cimanuk, Kecamatan Cikalong. Kepala Desa Cimanuk, Anhar, datangi langsung dengan menggendong karung beras untuk menyalurkan bantuan sembako ke rumah-rumah warga lansia dan yang orang sakit serta mereka yang sudah tidak mampu berjalan jauh.

Karena ada sebagian warga sudah tua dan sakit, kata Anhar, mereka tidak bisa datang mengambil sendiri.

"Jadi kami yang datang mengantar ke rumah agar beban mereka ringan," ucap Anhar.(24/09/2026)

Beberapa warga pun mengaku senang, karena mereka tidak perlu berlelah-lelah keluar rumah.

Menurut Anhar, langkah ini bukan sekadar membagikan beras namun merupakan wujud kepedulian nyata serta untuk memastikan tidak ada warga yang tertinggal meskipun tak mampu hadir sendiri.

"Biar mereka tenang di rumah, namun kebutuhannya tetap terpenuhi," imbuhnya.(@mirsaripudin)

Tim Penggerak PKK Kabupaten Tasikmalaya Gelar Bina Wilayah di Desa Tanjungsari Sukaresik

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS — Tim Penggerak PKK Kabupaten Tasikmalaya, siang tadi hadir di Kampung Binaan Hegarsari, Desa Tanjungsari, Kecamatan Sukaresik. (24/09/2026).

Rombongan dipimpin langsung Ketua TP PKK Kabupaten Tasikmalaya, Hj. Retno Widyastuti, S.E., didampingi jajaran pimpinan terkait.

Dengan mengusung tema, "Bergerak bersama PKK Lingkungan bersih keluarga sehat", para peserta tampil kompak dengan seragam senada yang membuktikan kekuatan kebersamaan dalam memajukan kesejahteraan keluarga.

Kepala Desa Tanjungsari, Amas, S.E., bersama seluruh warga pun menyambut hangat kedatangan tim. Dan suasana pun tampak semakin berwarna saat tim paduan suara Desa Tanjungsari tampil menyajikan lagu-lagu Sunda dengan penuh semangat, menambah keindahan dan kearifan lokal dalam acara ini.

Warga berharap kunjungan ini tidak hanya sesaat, melainkan memicu semangat bersama untuk terus menjaga kebersihan, meningkatkan kesejahteraan, dan memajukan Desa Tanjungsari secara berkelanjutan.

Semoga nama Tanjungsari yang bermakna indah, makmur, dan sejahtera, benar-benar terwujud nyata di setiap sudut desa ini. (@nwarwaluyo)

FTBI Tingkat Kabupaten Tasikmalaya 2026 Resmi Dibuka, Lestarikan Bahasa & Budaya Sejak Dini

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS — Suasana pembukaan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Jenjang SD Tingkat Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2026, berlangsung meriah. Kegiatan bergengsi ini digelar sebagai wadah bagi generasi muda untuk mencintai, mempelajari, dan mengembangkan Bahasa serta Budaya Sunda sejak usia dini. (23/09/2026).

Dengan mengusung tema "Suara Tunas Bahasa Ibu dalam Bingkai Kebangsaan", acara ini menjadi bukti nyata komitmen bersama menjaga warisan leluhur agar tetap hidup dan berkembang di tengah perubahan zaman.

Pembukaan pun dihadiri pejabat, pengawas pendidikan, kepala sekolah, guru, serta peserta yang mewakili setiap kecamatan se-Kabupaten Tasikmalaya.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia Pelaksana, Hilman, mengatakan, FTBI bukan sekadar ajang perlombaan melainkan sarana pembentukan karakter, jati diri, dan kebanggaan budaya.

Melalui beragam cabang lomba, kata Hilman, anak-anak tidak hanya belajar berbahasa tetapi juga mencintai nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya.

"Semoga FTBI Kabupaten Tasikmalaya tahun ini melahirkan generasi yang tidak hanya cakap berbahasa, tetapi juga berakhlak serta mencintai budayanya dan siap melestarikan warisan leluhur untuk masa depan," ucapnya.

Terpisah, Ketua PGRI Kecamatan Cikatomas, Nana Sukmana, S.Pd., menyampaikan apresiasi serta memberikan dorongan agar penyelenggaraan FTBI ini menjadi kebanggaan semua.

Ia mengaku optimis, anak didik di Kecamatan Cikatomas bisa meraih juara umum dan melangkah ke tingkat Provinsi Jawa Barat.

"Terima kasih kepada seluruh panitia dan semangat terus anak-anak, tunjukkan kemampuan terbaik kalian," ungkapnya. (@mirsarioudin)

 

wisata alam CITUMANG BODY RAFTING PANGANDARAN

wisata alam CITUMANG BODY RAFTING PANGANDARAN